618. RUMAH APUNG, TEKNOLOGI INOVATIF BELANDA

Penulis : Sri Rahayu Prastyaningsih
Tema : Water
=========================================================================================================================================================

Jika mendengar kata ^perubahan iklim^ kita pasti akan teringat dampak yang ditimbulkan di lingkungan sekitar kita seperti banjir, kekeringan ataupun kenaikan suhu yang ekstrim dan lain-lain. Isue perubahan lingkungan sudah sering dibicarakan dalam seminar atau diskusi bidang lingkungan. Bagaimana mitigasi dan adaptasi dilakukan untuk mengatasi perubahan iklim di suatu daerah tertentu.

Kata Netherland merupakan suatu istilah untuk menyebut bahwa secara geografis negara Belanda berada di dataran rendah, bahkan sebagian besar daratan berada di permukaan laut. Salah satu dampak perubahan iklim yang terjadi di daerah pesisir adalah kenaikan permukaan laut.Bisa dibayangkan bila kita hidup dan tinggal di daerah pesisir?

Berbagai teknologi inovatif telah dilakukan Belanda untuk mengatasi dampak perubahan iklim seperti pembuatan kanal atau tanggul, bendungan untuk menyimpan air dan kincir angin untuk menggerakkan air dari daratan ke laut. Negara Belanda mempunyai luas wilayah sekitar 41.526 km2 atau seper lima puluh dari Negara Indonesia. Bahkan sebagian dataran di Negara Belanda merupakan hasil reklamasi. Reklamasi pantai sebagai solusi keterbatasan lahan dan kebutuhan pemukiman bagi penduduk Belanda. Namun demikian, tidak sampai disitu, Belanda kemudian mulai memikirkan dampak reklamasi terhadap keanekaragaman hayati ekosistem

Inovasi Belanda yang dilakukan selanjutnya yaitu konsep rumah apung. Secara ekologi, sebagian besar wilayah Belanda berada dipesisir pantai dengan kondisi ketinggian dataran sama dengan laut, bahkan ada yang lebih rendah dari laut. Hal ini menyebabkan areal yang rentan terhadap banjir dan kenaikan muka air laut. Bagi Belanda, air bukanlah suatu hal yang menakutkan tetapi bagaimana kemudian mengelola air, tersebut sehingga bermanfaat bagi lingkungan. ^There is no life without water^ Air merupakan bagian dari lingkungan yang tak terpisahkan dari kehidupan. Pembangunan kota apung di Belanda memiliki keunggulan antara lain merupakan pemikiran dari solusi terhadap ancaman kenaikan air muka laut, banjir dan bisa menjadi data tarik wisata internasional seperti di desa Ghlethoom, Provinsi Overijssel, Belanda.

Referensi :
1. Floating House to fight climate change in Holland http://www.dw.de/floating-houses-to-fight-climate-change-in-holland/a-17532376 diakses 27 April 2015.
2. Ghlethoom,Desa Apung Unik di Belanda. ttp://travel.detik.com/read/2012/03/28/161100/1879020/1025/1/giethoorn-desa-apung-unik-di-belanda. diakses 27 April 2015.
3. Negara Belanda. http://id.wikipedia.org/wiki/Belanda. diakses 27 April 2015.