619. Belanda, Air, dan Mikroalga sebagai Sumber Energi Terbarukan

Penulis : ALVITA INDRASWARI
Tema : Water
=========================================================================================================================================================

Belanda merupakan sebuah Negara di benua Eropa yang berbentuk kerajaan yang terdiri dari Negara Belanda dan enam kepulauan Aruba dan Netherlands Antilles di Laut Karibia. Belanda juga dikenal sebagai Netherlands yang merupakan nama resmi Negara Belanda. Netherlands artinya Negara yang tanahnya berada dibawah ketinggian permukaan air laut, disebut demikian karena sepertiga dari luas wilayahnya terletak dibawah permukaan air laut. Negara Belanda memiliki ciri khas yang terkenal yaitu air dan udara. Artikel ini akan lebih membahas tentang air yang menjadi salah satu elemen penting bagi kemajuan negara Belanda.

Air dengan mudah dapat dijumpai di negara ini dalam bentuk danau, sungai, dan kanal. Belanda terkenal dengan kemampuannya dalam mengolah air dari sungai maupun laut untuk dijadikan sumber energi. Penelitian yang masih terus dikembangkan dalam bidang perairan antara lain mengenai pengelolaan air dan aplikasnya secara tepat guna. Di Belanda perairan seperti danau, sungai, dan kanal digunakan untuk jalur transportasi, irigasi, dan pembuangan air. Saat ini, kanal-kanal di Belanda tidak hanya digunakan sebagai jalur transportasi saja, tetapi sebagai restoran terapung, rumah terapung, dan bahkan tempat rekreasi. Bagi turis yang berkunjung ke Belanda dan ingin menikmati wisata air, jalur transportasi melalui kanal jauh lebih hemat sekaligus cara yang strategis untuk mengelilingi kota.

Sektor transportasi yang berkembang pesat termasuk di negara Belanda masih menggunakan bahan bakar fosil yang tidak terbarukan. Sementara ketersediaan bahan bakar fosil kian menipis. Selain itu, isu perubahan iklim global mendesak negara-negara maju termasuk Belanda untuk melakukan diversifikasi energi dengan menciptakan sumber-sumber energi baru yang terbarukan dan ramah lingkungan. Belanda sebagai negara yang dikelilingi banyak wilayah perairan dapat mengembangkan sumber energi pengganti bahan bakar fosil. Energi alternatif tersebut adalah biofuel. Biofuel merupakan bahan bakar padat, cair, atau gas yang berasal dari turunan biomasa organisme, salah satu contohnya adalah biodiesel. Biodiesel berasal dari minyak nabati dan lipid/lemak hewani yang telah mengalami proses transesterifikasi.

Salah satu bahan baku penghasil biodiesel yang potensial adalah mikroalga. Mikroalga merupakan tumbuhan berukuran mikroskopik yang termasuk kedalam kelas alga. Mikroalga hidup sebagai koloni maupun sel tunggal di perairan tawar maupun laut. keuntungan yang diperoleh dari mikroalga sebagai penghasil biodiesel antara lain meiliki efisiensi fotosintesis yang tinggi, menghasilkan biomassa yang lebih banyak, pertumbuhannya cepat, tidak berkompetisi dengan produk pangan, siklus hidupnya pendek, dapat bertahan pada kondisi lingkungan ekstrim, dan tidak banyak membutuhkan pupuk dan nutrisi. Di Eropa, mikroalga digunakan sebagai penghasil bodiesel karena kandungan minyaknya yang tinggi dan ramah lingkungan. Selain itu, kandungan minyak yang sangat bervariasi menghasilkan biodiesel yang beragam jenisnya. Mikroalga dapat dikulturkan secara masal dan budidayanya mudah untuk dilakukan.

Referensi
Amin, S. 2009. Mikroalgae sebagai sumber energy terbarukan yang ramah lingkungan. Jurnal Teknik Lingkungan Vol.10 No.1: 42-43
Amini, S. dan R., Susilowati. 2010. Produksi Biodiesel dari Mikroalga Botryococcus braunii. Squalen Vol.5 No.1: 23-24
Holland.com. http://www.holland.com/global/tourism.htm. Diakses pada tanggal 14 April 2015 pukul 08.37 WIB
Nuffic Neso Indonesia. http://www.nesoindonesia.or.id/tinggal-di-belanda/. Diakses pada tanggal 14 April 2015 pukul 08.36 WIB
Patil, V., K. Q. Tranh, H. R. Gliserod. 2008. Towards Sustainable Production of Biofuels from Microalgae. International Journal of Molecular Sciences 9: 1188-1195.