622. Belajar dari Negara kincir angin

Penulis : Zulkifli Palinrungi
Tema : Air
=========================================================================================================================================================

Negara kincir angin, sapa sih yang tidak kenal dengan julukan itu? Yah, sapa lagi kalau bukan Negara belanda (Netherland). Negara ini telah menggunakan kincir angin semenjak abad 12 dan abad 13. Daerah yang berada dibawah permukaan laut pasang membuat Negara ini harus membuat banyak tanggul yang kuat dan tangguh untuk membendung air laut agar tidak mengalir ke daratan. Oleh karena tanggulnya yang begitu banyak, belanda juga mendapat julukan Negara seribu tanggul. Secara astronomis, belanda terletak antara 500 LU-530 LU dan 30BT-70 BT dan luas wilayah belanda sekitar 41.160 KM2 . Daerah tertinggi belanda berada diantara 20m-100m diatas permukaan laut. Hal ini merujuk kepada nama “nederland” yang berarti letak tanah yang rendah (‘neder’ = rendah). Selain berada dibawah permukaan laut, belanda juga mempunyai intensitas angin yang tinggi sehingga tidak dapat dipungkiri, ide ini hadir akibat determise social yang dihadapi Negara belanda. Keadaan alam yang seperti itu, membuat mereka untuk bekerja keras untuk mencari solusi untuk kebutuhan riil dan tekanan social dimasyarakatnya.

image001

Kincir anginpun menjadi solusi. Kincir angin digunakan untuk menjalankan pompa untuk menjaga kestabilan daratan dari ancaman air laut yang masuk ke daratan. Kincir angin inipun telah menjadi sesuatu yang sangat berpengaruh dan berperan penting dalam kehidupannya. Dari segi ekonomi, sumber energy angin mampu mengurangi penggunaan bahan bakar minyak, menjadi jawaban dari pembangkit listrik tenaga angin dan membuka lapangan kerja dalam industry kincir angin baik dari segi pembuatan, pemeliharaan maupun pendistribusiannya. Tak hanya itu, kincir anginpun dijadikan sebagai objek wisata yang menarik sehingga mampu menambah devisa Negara. Dari segi lingkungan hidup, energy angin tidak menghasilkan polusi, tak memerlukan bahan bakar, tak menimbulkan efek rumah kaca, tak menghasilkan zat yang berbahaya maupun sampah radioaktif.

Fungsi dari kincir angin pun sekarang bertambah, antara lain untuk mengalihkan air dan angin, mengasah kayu, memproduksi kertas, mengeluarkan minyak dari biji juga sebagai objek wisata. Kincir nagin di belanda ditata dengan sangat rapi sehingga tampak indah terlihat sehingga menjadi objek wisata yang sangat menarik untuk dikunjungi. Pemandangan indah itu, akan sangat terlihat jika kita berada di sore hari ataupun di pagi hari yang sangat cerah. Salah satu tempat yang dapat kita kunjungi yakni, kinderdijk. Pemaksimalan elemen angin telah membuat Negara belanda menjadi Negara yang besar.

image002

Revolusi teknologi sebuah tahapan-tahapan perubahan yang terjadi secara akselerasi dalam hal produk teknologi. Revolusi ini biasanya ditandai oleh keadaan dimana sebelum revolusi terjadi, produk ini tidak pun terpikirkan oleh manusia, namun sesaat sesudah penemuannya, ratusan atau ribuan manfaat produknya kemudian dikembangkan dalam durasi waktu yang singkat. Dan elemen angin inilah yang dimaksimalkan oleh Negara belanda sehingga menjadi sesuatu yang mempunyai beribu manfaat. Dengan kincir angin, mereka membangkitkan listrik. Dengan kincir angin, mereka bebas dari banjir. Dengan kincir angin, mereka berkebun. Dengan kincir angin, mereka bertani. Dengan kincir angin, mereka hidup.

Kita harus menyadari bahwa teknologi berkembang dari satu hal yang sangat sederhana, yaitu roda. Kemudian dari penemuan roda dari kayu gelondongan oleh masyrakat- masyarakat Neolithikum dilembah Mesopotamia perlahan melahirkan revolusi dalam dunia “ roda” . Teknologi ini memegang peranan penting karena membawa penemuan, pengetahuan dan pembaharuan terhadap penemuan teknologi baru. Salah satunya kincir angin yang prinsip kerjanya sama dengan roda.

Sumber inspirasi : http://ekasarihandayani.blogspot.com/2011/06/belanda-sang-negeri-kincir-angin.html