625. Negri Beragam Julukan Beragam Inovasi

Penulis : ANNUR RISKA EKA PUTRI AZ
Tema : Water
=========================================================================================================================================================

Setiap mendengarkan kata negri bunga tulip atau negri kincir angin, pasti di pikiran kita akan terlintas sebuah negri di Benua Eropa yang menjadi pelopor inovasi, apalagi kalau bukan Belanda .Negri yang terkenal dengan bunga tulipnya yang unik dan indah itu menggambarkan negara ini memiliki beragam warna inovasi. Belanda menjadi negara berkembang karena negara ini mampu menjadikan kekurangan atau masalah negaranya menjadi sebuah peluang untuk bisa berpotensi walaupun dengan segala kekurangan. Jika dilihat dari segi geografis belanda merupakan salah satu negri yang kurang beruntung, hampir 60% wilayah daratannya berada di bawah permukaan laut, bahkan bandara belanda yaitu bandara schipol berada 3m berada dibawah permukaan laut. Tapi dengan inovasi cemerlang dan kemampuan sumber daya manusianya yang bermutu, belanda mampu bangkit dan menggagas ide-ide kreatif sehingga ia terkenal di seluruh penjuru dunia.

image002
Sumber: http://www.flickr.com/photos/hisa/130685080/

Salah satu Elemen kehidupan yang menjadi sumber inspirasi belanda adalah air. Sebagaimana salah satu ayat di Al-Qur’an yang berbunyi “…Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup.” (QS Al Anbiya’ : 30). Kutipan salah satu ayat dalam kitab suci umat Islam (Al-quran) tersebut menjelaskan jika Air merupakan sumber kehidupan. Dari Air-lah segala sesuatu yang hidup diciptakan dan dari Air-lah segala kehidupan dipelihara.Berikut merupakan beberapa inovasi belanda dari air :

a.Deltawerken.
Deltawerken adalah megaproyek yang dikerjakan dari tahun 1950 hingga 1997 dan bertujuan untuk mengelola daerah delta tiga sungai besar di Eropa; Rhine, Meuse, dan Scheldt. Sepanjang sejarah Belanda, daerah delta tiga sungai besar tersebut adalah daerah langganan banjir. Studi awal dilakukan pada tahun 1937 oleh Rijkswaterstaat (Departemen Pekerjaan Umum). Hasilnya, banyak wilayah di Belanda rentan bencana akibat badai dan naiknya air laut, terutama di daerah muara sungai Rhine, Meuse, Schelde yang padat penduduk . Pada 21 Februari 1953, komisi pembangunan Deltawerken dibentuk. Tujuannya cukup jelas; pengeringan dan perlindungan daerah langganan banjir dan perlindungan daerah supaya tidak menjadi daerah payau. Maka dimulailah proyek jangka panjang berbagai macam konstruksi seperti bendungan, kanal, pintu air, dan modifikasi aliran sungai. Megaproyek ini juga sangat memperhitungkan perencanaan urban dan ekologi serta keterlibatan para pemangku kepentingan.

Hasilnya, Belanda semakin aman terhadap banjir dan memiliki daerah baru yang dapat dimanfaatkan. Beberapa spesies ikan dan tanaman memang terpengaruh akibat pembangunan beberapa proyek Deltawerken, tapi kini ekosistem dan spesies baru muncul menggantikan yang hilang. Deltawerken kini diakui sebagai salah satu dari tujuh keajaiban dunia modern oleh American Society of Civil Engineers

image004

https://dinaong.wordpress.com/category/college/

b. Elemental Water Makers
Elemental Water Makers (EMW) didirikan pada april 2012 oleh Sid Vollebregt and Reinoud Feenstra, dua insinyur jebolan University of Technology Delft. Perusahan yang berkantor pusat di Molengraaffsingel, Belanda ini telah berhasil mengembangkan Mesin untuk melakukan proses desalinasi. Desalinasi merupakan proses yang menghilangkan kandungan garam dalam air untuk mendapatkan air yang layak dikonsumsi. Yang membuat EMW berbeda dengan mesin sejenisnya adalah mesin ini tidak memerlukan bahan bakar fosil, mesin ini dapat bekerja hanya dengan memanfaatkan matahari, bumi, dan angin saja yang membuat mesin ini ramah lingkungan dan hemat energi.

image005

c. Polder
Belanda menerapkan sistem reklamasi lahan melalui sistem polder yang kompleks untuk mempertahankan wilayah Belanda dari ancaman banjir dan air pasang. Polder merupakan sistem tata air tertutup dengan elemen meliputi tanggul, pompa, saluran air, kolam retensi, pengaturan lansekap lahan, dan instalasi air kotor terpisah. Sistem polder mula-mula dikembangkan Belanda pada abad ke-11 dengan adanya dewan yang bertugas untuk menjaga level ketinggian air dan untuk melindungi daerah dari banjir (waterschappen). Kemudian sistem polder ini disempurnakan dengan penggunaan kincir angin pada abad ke-13 untuk memompa air keluar dari daerah yang berada di bawah permukaan air laut. Dengan semakin banyaknya pembangunan sistem hidrolik inovatif di negeri Van Oranje tersebut, polder dan kincir angin akhirnya menjadi identik dengan Negeri Belanda.

image006

http://pembayunsekar.blogspot.com/2010/04/belajar-dari-tradisi-inovasi-belanda.html

d. Rumah amfibi. Sesuai namanya, rumah ini dapat menempati dua daerah, darat dan air. Meskipun didirikan di atas tanah, rumah ini otomatis mengapung bila permukaan air sungai naik. Ada kompleks perumahan apung yang diakses menggunakan kapal, serta paviliun mengapung.

image007

e. bendungan Afsluitdijk
Merupakan bendungan yang membentang sepanjang 32 km, lebar 90 meter, ketinggian 7,25 meter dari permukaan laut. Di atas bendungan tersebut terdapat jalan bebas hambatan, jalur khusus bersepeda serta pemandangan menakjubkan bagi yang berkendaraan di atasnya. Monumen tersebut juga terdapat tulisan Bangsa yang hidup, membangun masa depannya. Menggambarkan seberapa gigih perjuangan para penggagasnya.
image009

https://dinaong.wordpress.com/category/college/

DAFTAR PUSTAKA
1. http://onnywiranda.com/2010/04/11/belajar-mengelola-air-dari-belanda/
2. http://ina.indonesia.nl/
3. http://www.flickr.com/photos/hisa/130685080/
4. http://www.elementalwatermakers.com/
5. http://www.climate-kic.org/case-studies/elemental-water-makers-produces-fresh-water-sea-sun-earth-wind/
6. http://enosrudy-enru.blogspot.com/2012/05/delta-werken-inovasi-belanda-melawan.html
7. https://dinaong.wordpress.com/category/college/
8. http://properti.kompas.com/read/2014/10/17/1545027/.Rumah.Amfibi.Benar-benar.Rumah.Anti-banjir.