631. Bencana menjadi Inspirasi Mahakarya Negeri Belanda

Penulis : Ayu Martaning Y.A.
Tema : Water
=========================================================================================================================================================

Kehidupan negeri Belanda tak lepas dari air. Kondisi geografis dari seperempat wilayahnya berada di bawah permukaan laut. Air merupakan salah satu musuh Belanda yang menghantui warganya. Dalam satu milenium sekitar dua puluh delapan banjir besar melanda negeri ini dan menelan banyak korban. Salah satu bencana besar itu terjadi pada 26 Desember 828 banjir melanda kawasan barat laut sekitar daerah Friesland, bencana tersebut menelan sekitar 2.437 korban jiwa. Pada tahun 1212 banjir terjadi di bagian utara negara tersebut, sekitar 60.000 jiwa menjadi korban. Banjir besar lainnya terjadi pada tanggal 31 Januari 1953 dikarenakan badai Laut Utara, tak tanggung-tanggung sekitar 1.800an jiwa menjadi korban dalam waktu semalam, rumah-rumah, ternak hanyut karenanya.
Bencana banjir yang kerap kali menyerangnya tak lantas membuat pemerintah Belanda putus asa. Berbagai proyek dan inovasi lahir dari banjir yang menyerangnya. Zuiderzeewerken dan Deltawerken merupakan dua diantara proyek lainnya yang bertujuan untuk menanggulangi banjir. Proyek Zuiderzee (Zuiderzeewerken) terdiri dari dua bagian yaitu membendung Zuiderzee dengan membangun bendungan Afsluidjik serta membuat Zuiderzee menjadi danau air tawar yang kemudian kawasan tersebut dikenal dengan nama Ijsselmeer. Selanjutnya adalah proyek Delta (Deltawerken) yang merupakan proyek pertahanan banjir dengan mebuat 13 bendungan raksasa di sepanjang laut utara.

image002
Bendungan Afsluitdijk
(sumber: wikipedia)

Bendungan Afsluidijk merupakan bagian tak terpisahkan dari negeri kincir angin, Belanda. Keberadaannya tak lepas dari bencana yang sempat terjadi di negeri itu. Pada tahun 1916 banjir besar yang terjadi di Zuiderzee (Laut Selatan) mendorong Belanda untuk memulai proyek Zuiderzeeweken hingga akhirnya berdirilah bendungan Afsluidijk. Tidak hanya berfungsi sebagai bendungan tetapi juga sebagai jalan raya sepanjang tiga puluh dua kilometer (32 km) yang yang membelah laut selatan. Bendungan ini membentang dari Belanda bagian utara hingga Friesland. Pada monumen bendungan terdapat tulisan yang bila diartikan dalam bahasa Indonesia ialah “Bangsa yang hidup membangun masa depannya”, kalimat tersebut seolah mengisahkan betapa gigihnya perjuangan Belanda membangun negerinya agar terbebas dari banjir.

Bagian lain yang masih terkait dengan proyek Zuiderzee ialah Ijsselmeer. Danau ini merupakan danau kelima tersebesar di Eropa yang terbentuk karena pembangunan bendungan Afsluidijk. Ketika pembendungan itu dilakukan perlahan air laut menghilang dan tergantikan oleh air tawar. Lokasi ini merupakan tempat bermuaranya air dari sungai Ijssel, oleh karena itu danau ini dinamakan Ijsselmeer. Air dari danau ini kemudian dialirkan lagi ke Zuiderzee melalui terowongan di bawah bendungan Afsluitdijk.
Proyek besar lainnya yang merupakan upaya perlawanan Belanda menghadapi musuh bebuyutannya yaitu banjir ialah proyek Delta atau dikenal dengan Deltawerken. Proyek besar ini menciptakan konsep baru terkait penanggulangan banjir yang disebut Delta Norm. Konsep tersebut bekerja dengan cara menganalisa lokasi-lokasi yang rawan terkena banjir, jumlah korban jiwa, serta besarnya kerusakan properti. Kemudian pembangunan difokuskan pada daerah-daerah tersebut. Selama puluhan tahun akhirnya megaproyek itu menjelma menjadi bendungan dengan total panjang 16.500 km yang terdiri dari 2.420 km bendungan utama dan 14.080 km bendungan sekunder, total keseluruhan adalah 300 struktur raksasa. Konstruksi ini dilanjutkan lagi dengan pembangunan-pembangunan tembok setinggi 13 meter dari permukaan laut yang bertujuan menahan naiknya air laut ke permukaan. Proyek itupun akhirnya tidak sia-sia, Belanda menjadi semakin aman dari banjir serta kemajuan teknologi mengenai konstruksi pun semakin pesat.

image004
Delta works
(sumber: wikipedia)

Pepatah kuno Belanda mengatakan “God created the world, but Dutch created Holland” yang artinya Tuhan memang menciptakan bumi, namun orang-orang Belanda menciptakan negeri Belanda. Berdasarkan maknanya pepatah tersebut dimaksudkan untuk melihat perjuangan orang-orang Belanda menciptakan daratan sebagai tempat tinggal mereka sendiri. Kondisi alam memaksa orang-orang Belanda untuk kreatif. Perpaduan tantangan alam dan kreatifitas itu akhirnya menghasilkan karya yang layak menjadi bagian dari tujuh keajaiban dunia modern. Bendungan Afsluidijk dan Delta Works (Deltawerken) adalah bagian dari karya besar itu, namun mahakarya sesunguhnya ialah lahirnya daratan yang menjadi negeri Belanda itu sendiri.

Referensi:
https://kompetiblog2012.wordpress.com/2012/05/23/717-musuh-bebuyutan-yang-membuat-bangsa-belanda-kreatif/ diakses tanggal 20 April 2015
http://id.wikipedia.org/wiki/Afsluitdijk diakses tanggal 20 April 2015
http://id.wikipedia.org/wiki/Afsluitdijk diakses tanggal 21 April 2015
https://lenidisini.wordpress.com/2010/04/07/belanda-banjir-dan-delta-works/ diakses tanggal 21 April 2015
https://moniqblueprint.wordpress.com/2012/05/09/cara-kreatif-belanda-belajar-dari-alam-dan-bertahan-di-bawah-air/ diakses tanggal 21 April 2015
http://en.wikipedia.org/wiki/Floods_in_the_Netherlands diakses tanggal 22 April 2015
http://golagocik.blog.com/2013/05/03/the-waterland-negeri-1000-bendungan/ diakses tanggal 22 April 2015
http://www.deltawerken.com/Deltaworks/23.html diakses tanggal 22 April 2015