634. Koopmanspolder, Solusi Sederhana Mengatasi Beragam Masalah Lingkungan

Penulis : Ardianto
Tema : Water
=========================================================================================================================================================

image001
Koopmanspolder dengan ketinggan air 20 cm
(https://www.deltares.nl/en/news/koopmanspolder-testing-ground-paradise-water-birds)

Anderson terdiam sesaat, Ia menatap hamparan polder sambil duduk di atas rerumputan tanggul. Dipandangnya ratusan burung Redshanks sedang mencari ikan di polder yang berawa. Langit senja pun mulai menjelang malam. Ayah Anderson segera menyuruh anaknya bergegas mengambil sepeda dan melanjutkan perjalanan pulang.

Belanda, agaknya memahami benar bagaimana mengatur negerinya dengan segala keterbatasan yang dimiliki. Daratan yang berada di bawah permukaan air laut tak lantas membuat segenap warganya pesimis. Justru hal tersebut menjadi penggerak untuk terus melakukan inovasi. Kemudian hasilnya menjadi tanggung jawab yang dipelihara bersama. Setidaknya, itulah yang membuat setiap progam Belanda terlaksana dengan baik dan bertahan dalam jangka waktu lama.

Berpikir kreatif merupakan kunci yang dimiliki negri keju tersebut. Bermula dari gagasan sederhana hasilnya mereka kembangkan menjadi luar biasa. Salah satunya melalui konsep bernama “ Inland Shore” yang mulai diterapkan beberapa tahun belakangan..

Konsep dibangunnya Inland Shore sendiri didasarkan pada dua alasan. Pertama, pemikiran bahwa perubahan iklim akan menambah ekstrim cuaca yang dapat membahayakan fungsi lahan seperti banjir dan kekeringan. Kedua, pemikiran bahwa air bersih merupakan sumber daya yang tak ternilai harganya serta mempunyai peluang ekonomi jika dilakukan pengelolaan yang tepat.

Belanda memang merupakan negara yang mengalami surplus air, namun kekurangan air baku masih dimungkinkan terjadi karena sebagian besar air diperoleh langsung dari Laut Utara dan terkadang menjadi tidak layak konsumsi ketika dibutuhkan. Oleh karena itu, perlu penyimpanan kapasitas ekstra besar untuk air yang mengalir dalam tanah .

image003
Teluk Westfriese ormer yang dikenal sebagai rute rekreasi sepeda (https://klaskedejong.wordpress.com/category/westfriese-omringdijk)

Konsep Inland Shore yang diterapkan pertama kali, Koopmanspolder, merupakan ide yang diinisiasi atas kerjasama Deltares (Lembaga yang bergerak dalam inovasi manajemen air dan permukaan tanah terkemuka di Belanda) dan Rijkwaterstaat, dengan pemerintah provinsi Noord- Holland. Koopmanspolder sendiri, terletak di desa Andijk dan Wervershoof yang berlokasi di sepanjang tepi danau IJsselmeer dan teluk Westfriese ormer yang dikenal sebagai rute rekreasi sepeda.

Awalnya, pemerintah setempat hanya ingin mengembangkan lahan basah alami di sekitar danau. Tetapi, Deltares menyarankan adanya unsur tambahan inovasi baru. Berupa metode penyimpanan air alami. Setelah melalui pertimbangan dan perdebatan mengenai pembebasan lahan dan pembiayaan, progam ini pun akhirnya distujui. Seiring berjalannya waktu konsep terus mengalami perkembangan dan evaluasi hingga saat ini.

image004
Desain Koopmanspolder dilihat dari foto udara
(https://www.deltares.nl/en/news/koopmanspolder-testing-ground-paradise-water-birds)

Koopmanspolder didesain dengan parit yang dibuat melingkar dan berbentuk spiral yang berpusat pada polder. Ketinggian polder sengaja dibuat lebih rendah daripada permukaan danau sehingga ketika debit air danau tinggi air akan mengalir di sepanjang parit menuju polder. Ketika debit polder melebihi ambang batas yang ditentukan air akan dialirkan kembali ke danau melalui pipa yang langsung menghubungkan keduanya.

Uniknya, Pipa yang digunakan dilengkapi pula dengan saluran yang memungkinkan ikan dapat hidup dan berkembang biak. Sedangkan tenaga untuk mengalirkannya digunakan kincir angin.
Dalam perkembangannya, Koopmanspolder mampu memberikan manfaat yang tidak diduga sebelumnya. Seperti kenaikan jumlah ikan dan vegetasi di area polder, pipa, maupun parit. Hal ini terjadi karena vegetasi yang tumbuh dapat menjadi media bertelur bagi si ikan. Kenaikan jumlah ikan di sisi lain dapat menjadi keuntungan ekonomi bagi masyarakat sekitar. Melihat hal tersebut, pihak Deltares pada tahun 2011 berencana menambahkan jenis vegetasi baru dan mengobservasi hasilnya tiap periode. Salah satu tujuannya adalah dengan memanfaatkan vegetasi sebagai hyperfiltration. Sederhananya, hyperfiltration merupakan metode penyaringan air dengan menggunakan proses osmosis dari bagian tubuh tanaman tertentu. Dengan adanya hyperfiltration kualitas air akan mengalami peningkatan sehingga dapat difungsikan sebagai media hidroagriclulture (Budidaya tanaman di atas air) kedepannya.

image006
Vegetasi di Seluruh Bagian Koopmanspolder
( Monitoring Koopmanspolder,Deltares, 2011-2013)

Dengan Koopmanspolder, resiko perubahan iklim juga dapat dikurangi dengan cara menangkap karbon dari atmosfer melalu vegetasi rawa kemudian menyimpannya dalam air. Penangkapan karbon sangat dipengaruhi ekosistem lahan basah di dalam dan sekitar area. Bagi warga luar wilayah, Koopmanspolder dapat menjadi tempat pilihan rekreasi yang menawarkan suasana pemandangan alam indah dengan ekosistem rawa di dalamnya. Namun, hal ini bukan berarti Inland Shore tidak menimbulkan efek negative sama sekali. Ledakan alga dan penurunan permukaan tanah (subsiden) dapat terjadi jika manajemen air mengalami kesalahan. Misalnya, subsiden yang disebabkan kecepatan aliran air dalam pipa yang terlalu tinggi dalam jangka waktu lama.

image007
Sketsa integrasi Koopmanspolder dengan wilayah sekitar
(http://www.noord-holland.nl/web/Themas/Groen/Groenprojecten/Koopmanspolder.htm)

Selain beragam manfaat diatas, ternyata masih ada satu lagi fungsi penting yang terlewatkan, yakni menambah rasa aman dari resiko banjir. Ketika debit air laut mengalami peningkatan maka air akan meluap dan menggenangi area di sekitarnya. Salah satu pilihan dalam mengatasinya adalah dengan meninggikan serta menguatkan tanggul, akan tetapi permasalahnnya adalah seberapa tinggi tanggul tersebut? Resiko banjir merupakan hasil dari pilihan dan konsekuensi yang terjadi jika tanggul gagal. Kerugian nilai ekonomi fungsi lahan dan infrastruktur merupakan resiko yang amat menakutkan. Sebagai tambahan, tanggul yang besar juga akan memisahkan penduduk Belanda dengan air dimana pemandangan alam dan pelabuhan yang eksotis yang telah menjadi bagian dari sejarah Belanda akan “hilang”. Disamping itu, dengan tanggul yang besar dan tinggi masih dimungkinkan terjadi banjir akibat hujan yang ekstrim. Oleh karena itu, Koopmanspolder dapat menjadi salah satu solusi dalam mengatasi genangangan yang terjadi akibat naiknya permukaan air laut dan danau IJsselmeer.

Pada tahun 2011 desain Koopmanspolder telah menuai hasil yang memuaskan seihingga meraih penghargaan terbaik pada ajang kompetisi inovasi “ Water meets Water”. Cara dan proses kerja yang ingin ditawarkan Koopsmanspolder adalah “ Learnig by doing” dan ini sangat menarik karena membuat masyarakat lebih menyadari arti pentingnya pelayanan ekosistem. Eksekusi proyek mulai dijalankan secara bertahap sejak tahun 2010

Tiga tahun setelahnya, manajer Deltares, Han Geherls, melakukan eksperimen manajemen air dengan fleksibilitas dan ketinggian yang bervariasi. Tahun 2014 diamati pula pengaruh kenaikan air terhadap jumlah vegetasi. Percobaan ini membutuhkan waktu yang tak sebentar. Pada tahun 2016, nantinya akan dilakukan uji coba pengaruh keamanan tanggul, kulitas dan kuantitas air, serta habitat alami di sekitar tanggul ketika digunakan sebagai penyimpan air pada kondisi darurat.

Anderson kecil terlihat kurang menangkap cerita yang disampaikan ayahnya. Ia hanya menganggukan kepala setiap kali cerita yang disampaikan berehenti sejenak. Sedangkan kakaknya, Peterson yang berumur 16 tahun, terlihat mendengarkan dengan seksama pengetahuan baru yang disampaikan sang ayah. Setelah cerita mengenai Koopmanspolder berakhir, Peterson menatap sekilas hamparan pemandangan malam Koopmanspolder lewat jendela rumah, lantas menutup gorden. Adik dan ayahnya kemudian bergegas meninggalkan kamar Peterson untuk segera tidur. Sejak malam itu, Peterson semakin kuat berkeinginan menjadi insinyur seperti ayahnya, Friederich. Keluarga kecil ini, baru saja pindah ke desa Andijk sebulan yang lalu.

Sumber Referensi :

https://www.deltares.nl/en/news/koopmanspolder-testing-ground-paradise-water-birds/

https://publicwiki.deltares.nl/display/BWN/Building+block+-+Inland+shores+-+Practical+Applications

https://publicwiki.deltares.nl/display/BWN/Building+Block+-+Inland+shores