636. DECOS, Kantor Tanpa Kertas dengan Minute App (FINALIST)

Penulis : Annisa Nurul Khomsa
Tema : Air
=========================================================================================================================================================

image001
Source : www.dezeen.com

Pernah memasak sayur sendiri? Bagaimana rasanya jika sayurnya tanpa garam? Pasti rasanya hambar, atau kemanisan yang malah seperti “kolak”.
Seperti yang dilakukan oleh orang-orang Belanda ini. Menghilangkan salah satu komponen utama yang harus ada di setiap kantor yaitu”kertas”. Tidak lazim memang, tapi mereka melakukannya. Terus bagaimana dengan aktifitas kantor yang tanpa kertas? Pasti gak kebayang? Karena kertas sudah menjadi bagian dari hidup kita. Kegiatan menulis butuh kertas, surat menyurat, dokumen-dokumen penting dan kartu bisnis. Jika semuanya harus digantikan dengan digital, seperti sayur kurang garam, rasanya akan aneh karena belum terbiasa dengan paradigma baru ini. Seperti apa yang dikatakan oleh Marcia Van Kampen:

“ It started out as a joke but we think the whole world will go digital”

Iya , awalnya mungkin hanya seperti sebuah gurauan. Tapi kenyataannya, kita sedang berada di dunia digital. Dimana teknologi sudah sangat dekat dengan kehidupan kita. Barang digital pun saat ini bukan “barang mewah” lagi. Karena hampir semua lapisan masyarakat bisa memilikinya. Misalnya saja hanphone, komputer, gadget-gadget canggih, televisi dan lain-lain yang seakan menjamur dan mudah kita temukan sehari-hari. Apalagi dengan adanya internet di dalamnya. Dunia seperti tanpa batas. Perusahaan Belanda yang menerapkan serba digital tanpa kertas ini yaitu Decos, yang terletak di Noordwijk.

image002

Decos memang seperti kantor masa depan. Dimana mungkin saja penggunaan kertas ini juga merupakan cara lama yang harus ditinggalkan. Bukan tanpa alasan, karena kita tahu bahwa kertas merupakan berasal dari pohon-pohon yang berada di hutan. Dengan semakin banyaknya kebutuhan manusia akan kertas, maka hutan-hutan akan semakin berkurang. Dan ini tentunya akan berdampak pada lingkungan dan meningkatnya pemanasan global.

Decos berkomitmen untuk menjaga lingkungan dengan meniadakan kertas bahkan tisu toilet. Dengan melakukan ini berarti dapat menurunkan penebangan 27.000 pohon setiap harinya yang biasanya untuk memenuhi kebutuhan tisu toilet di seluruh dunia dan menyelamatkan 16 pohon per tahun.

Jika di negara kita, toilet hanya membutuhkan air untuk membersihkan ” pipis” maupun “pup “. Justru orang-orang bule memakai tisu . Lain memang, kebudayaan Barat dan Timur ini. Dan justru di Decos ini yang memang semenjak awal sudah berkomitmmen untuk tidak menggunakan kertas. Sepertinya dengan kertas menjadi musuh bebuyutan. Sampai-sampai usaha yang dilakukan untuk tidak menggunakan kertas mencapai 99% dan ternyata 1% yang belum adalah tisu di toilet. Sampai segitunya yah, mereka berkomitmen.
Hingga akhirnya tisu toilet pun diganti dengan Gerberit Aqua Clean Toilets . yaitu “shower toilet” dengan penyemprot air yang hangat lengkap dengan alat pengeringnya.

image003
Source : www.dezeen.com

Arsitektur Decos sendiri sangat menarik, bangunan ini terinspirasi dari struktur bangunan Star Wars. Terlihat dari gambar bangunannya sendiri seperti meteor yang mendarat dari luar angkasa. Tidak hanya bagian luarnya yang ciamik. Tapi juga ruangan-ruangannya yang minimalis dengan unsur warna putih. Menambah kelengkapan athmospere kantor ini. Selain itu kantor ini juga tidak ada sekat diantara karyawan yang satu dengan yang lainnya.

image004
Source : www.dezeen.com

Yang lebih hebatnya lagi, bangunan ini juga menggunakan energi ramah lingkungan. Yaitu dengan menggunakan kekuatan turbin angin dan kendaraan dengan tenaga listrik.

image005
Source: www.getminute.com

Decos sendiri siap untuk pembuatan robot, pengembangan mesin produk pembelajaran, dan tentu saja Minute app yang dapat membantu perusahaan-perusahaan digital lain hingga akhirnya kantor tanpa kertas dapat terwujud.

Roel Noort merupakan penemu Minute app, aplikasi yang di desain untuk membuat pertemuan menjadi lebih efektif dengan memungkinkan tim berkolaborasi, berbagi dokumen, dan mengatur pertemuan mereka di waktu yang nyata dimana pun tempatnya yang penting terhubung dengan internet.

Ada beberapa manfaat yang dapat diambil dari penggunaan aplikasi ini yaitu :
 Tanda tangan elektronik : untuk menandatangani kontrak tidak menggunakan cara tradisional lagi yaitu menggunakan pena. Bahkan ada hukuman bagi karyawan yang melanggar, tanpa terkecuali seorang CEO.
 Dokumen tersimpan di sistem pengelolaan digital.
 Kartu-kartu bisnis dilarang dan hanya boleh menggunakan cara digital seperti terkoneksinya dengan LnkedIn atau Email.
 Tidak perlu memprint dokumen. Selain boros kertas dan tinta juga waktu yang tidak efisien.
 Bersih dari sampah akibat kertas-kertas yang tidak terpakai.
Jika penerapan secara digital ini kita terapkan. Maka kantor pun akan lebih bersih dan hijau. Pohon-pohon dapat terselamatkan sehingga lingkungan pun dapat terjaga dengan baik. Kerennya orang Belanda, mereka selalu berinovasi berbasis ramah lingkungan.

image006
Source :www.wallbol.net

Selain quote diatas, ada slogan yang menarik yaitu : “global challange, dutch solution” saya setuju dengan slogan mereka ini. Karena solusi-solusi inovatif mereka ini, dapat mengatasi tantangan-tantangan global. Sehingga kebermanfaatannya akan dirasakan oleh generasi saat ini maupun anak cucu nanti.

Referensi:
1. http://www.dutchdailynews.com/dutch-office-of-the-future-with-a-ban-on-toilet-paper/
2. http://www.dutchnews.nl/news/archives/2014/06/from_testing_toilet_paper_to_t/
3. http://www.lifehacker.co.uk/2015/02/24/meet-worlds-extreme-paperless-office
4. http://www.dailymail.co.uk/sciencetech/article-2860696/would-work-office-banned-toilet-paper-Futuristic-firm-runs-paperless-workplace-powered-wind-water.html
5. https://www.rnw.org/archive/paperless-office-rise
6. http://www.ndtv.com/offbeat/this-paperless-office-runs-on-wind-energy-apps-710597
7. https://www.getminute.com/about.html
8. https://www.youtube.com/watch?v=1UuzpC9pvUA