652. Hovenring: Jembatan Lingkar Layang Khusus Sepeda Pertama di Dunia

Penulis : Fildza Fadhila
Tema : Earth
=========================================================================================================================================================

Selain tulip dan kincir anginnya, Belanda juga dikenal akan sepedanya, bahkan sampai mendapat julukan sebagai ‘Negeri Sepeda’. Julukan baru ini muncul setelah Belanda tercatat sebagai negara dengan rasio populasi sepeda dan penduduknya tertinggi di Eropa. Walaupun Belanda telah menjadi salah satu negara maju di dunia, dimana sarana transportasinya dapat dipastikan semakin canggih dan maju pula, namun tidak menjadikan transportasi ramah lingkungan yang satu ini menjadi terbengkalai dan terlupakan. Namun justru tetap banyak terlihat di seluruh daerah di Belanda, tidak hanya di satu kota saja tetapi di seluruh penjuru daerah dan kota di Belanda. Ditambah lagi, strata sosial yang tidak menjadikan syarat seseorang untuk dapat mengendarainya menjadi faktor tambahan masyarakat Belanda untuk lebih menyukainya.

image002
Belanda Negeri Sepeda (sumber: http://stat.ks.kidsklik.com)

Terdapat cerita tersendiri dalam mendapatkan julukan “negerinya para pesepeda” tersebut bagi Belanda
Pada era 1970 Belanda mengalami krisis energi dan ekonomi sehingga terjadi hal yang sangat menakutkan dan menggelisahkan yakni banyak anak-anak di Belanda yang sekarat. Karena kondisi yang tidak memungkinkan inilah yang mendorong masyarakat Belanda lebih memilih bersepeda untuk menghemat dan menyimpan energi dan biaya untuk transportasi mereka. Dengan pergerakan massa secara serentak, bersepeda telah berhasil menjadi sebuah budaya yang mendarah daging di kalangan masyarakat Belanda hingga saat ini. Mereka juga tak malu untuk pergi ke sekolah atau berangkat kerja hanya dengan menggunakan sepeda. Bersepeda bisa dibilang telah menjadi sebuah transportasi favorit di Belanda. Dari sini jugalah lalu diciptakannya infrastruktur penunjang seperti jalur khusus sepeda mulai jembatan penyebrangan, tempat parkir hingga keamanan.

Seperti halnya salah satu dari sekian inovasi Belanda yang mempunyai hubungan erat dengan bersepeda ini, yang membuat warga Belanda merasa lebih aman dan semakin menyukai ritual bersepedanya. Telah dibangun di Belanda jembatan penyebrangan khusus sepeda pertama di dunia yang bernama Hovenring. Hovenring merupakan jembatan melingkar di Belanda yang terletak di Kota Eindhoven yang menghubungkan 3 kota, yaitu: Eindhoven, Veldhoven, dan Meerhoven. Meskipun jembatan melingkar ini dikhususkan hanya untuk sepeda, namun pembangunannya tetap dengan desain modern dengan pembuatannya yang tidak sederhana.

Jembatan ini dibangun melayang, yang diletakkan di atas jalur kendaraan utama agar para pengendara sepeda tidak terganggu oleh kendaraan bermotor pada jalan utama. Gagasan pembangunan jembatan ini diawali oleh penilaian dewan kota dari masing-masing ketiga kota tersebut akan lalu lintas di jalan raya antar kota yang tumbuh sangat pesat sehingga menyebabkan keamanan dan keramahan jalan raya menjadi berkurang untuk pengendara sepeda. Oleh akhirnya, Dewan Kota memutuskan untuk membangun sebuah proyek khusus untuk jalur sepeda yang akhirnya jatuh kepada Hovenring ini.

image003
Jembatan Lingkar Layang Khusus Sepeda “Hovenring” (sumber: www.bikestreak.com)

Jembatan Hovenring dirancang oleh perusahaan arsitek IPV Delt. Hovenring didesain dengan tinggi tiang utamanya 70 meter sehingga dapat terlihat langsung dari kejauhan. Jembatan lingkar ini dibangun dengan 24 tiang kabel penyangga dengan diameter 72 meter dan lantai jembatan yang berbentuk lingkaran yang terbuat dari 1.000 ton baja. Untuk menjaga kestabilan, pada dasar jembatan juga ditambahkan dengan adanya beton. M-shaped support yang dibangun dalam pembuatan Hovenring juga ikut membantu dalam memastikan kestabilan jembatan. Sedangkan untuk meredam adanya getaran, ditambahkan pula peredam getaran pada kabel tiang penyangga beton yang menyangga Hovenring.

image005
Struktur Pembangunan Hovenring (sumber: www.mobgenic.com)

Meski kekokohan bangunan jembatan yang menjadi suatu fungsi utama, tidak membuat Hovenring menjadi jembatan layang yang tidak memiliki seni di dalam pembuatannya. Keindahannya dapat dilihat dari pencahayaan yang didesain sedemikian dengan tata cahaya spektakuler yang dibubuhkan dalam pembangunannya. Pencahayaan Hovenring yang terdapat pada lantai jembatan yang berbentuk melingkar, membuat seolah pengendara seperti berada pada lantai dansa yang bergemerlap. Sedangkan pencahayaan yang juga terdapat pada pagar sekeliling memiliki fungsi tersendiri yang bertujuan untuk menerangi wajah pengendara agar terlihat dengan jelas dan dapat mengenali langsung antara pengendara satu dengan yang lain. Pencahayaan ini menjadi daya tarik sendiri dari Hovenring, terlebih lagi jika malam tiba. Disamping sebagai hiasan, penerangan LED pada Hovenring juga berfungsi untuk menerangi jembatan dan jalan utama dibawahnya.

image007
Tata Cahaya Hovenring (sumber: www.mobgenic.com)

Nama Hovenring sendiri diambil dari kata ring of hoven. Dimana Hoven dalam bahasa Belanda bermakna adiI, keadilan, atau pengadilan. Sehingga bisa dikatakan bahwa ring of hoven atau Hovenring merupakan jalan lingkar yang adil untuk pengguna sepeda yang apabila dilihat dari situasi lalu lintas yang padat akan terdapat kecocokan. Selain sebagai jalur penyebrangan khusus sepeda, Hovenring juga ditujukan untuk menjadi sebuah ikon kota yang memiliki arti tersirat dan sebagai tanda: “you are entering Eindhoven.”

Referensi:
Appendix F. “Spectacular New Floating Cycle Roundabout”
Victor Buyck Steel Constructuion. “Cycling Bridges”

http://www.mobgenic.com/2014/03/01/hovenring-jembatan-penyebrangan-khusus-sepeda-pertama-di-dunia/

http://simomot.com/2014/03/30/hovenring-jembatan-pertama-di-dunia-khusus-penyeberangan-sepeda/

http://bikestreak.com/hovenring-jembatan-lingkar-khusus-sepeda-di-belanda/