658. TANAH YANG TAK AKAN LEPAS DARI SEBUAH CERITA

Penulis : Gegana Wimaldy Airlangga
Tema : Earth
=========================================================================================================================================================

Belanda, jika seseorang mengucapkan kata tersebut yang terbesit di pikiran kita adalah masa penjajahan. Memang tidak bisa di pungkiri bahwa setiap orang di Indonesia selalu mengkomunikasikan kata “Belanda” dengan “Masa Penjajahan”. Jika kembali melihat perkembangan Indonesia di masa lalu, Belanda banyak membuat cerita di Indonesia. Bagaimana tidak, Belanda menjajah di Indonesia selama 350 tahun. Sangat lama sekali untuk ukuran seperti itu. Banyak hal yang di lakukan Belanda dari awal masuk menjajah di Indonesia sampai keluar di kalahkan oleh Indonesia.
Dari awal, Belanda memang tertarik dengan Indonesia karena kekayaan alam yang melimpah. Dan dalam beberapa dekade tersebut, banyak perubahan yang di adakan oleh Belanda di Indonesia. Mulai dari sistem pemerintahan, sistem keuangan, sistem pertahanan dan lain-lain. Hal ini di adakan karena Belanda ingin tetap mempertahankan Indonesia dari penjajah lain. Mulai dengan mempersiapkan tentara yang berasal dari orang-orang pribumi, sistem pertahanan, sistem persenjataan dan sistem mobilisasi yang memadai.

Sistem-sistem tersebut satu-persatu di wujudkan oleh Belanda. Sistem pertahanan, Belanda membangun beberapa benteng pertahanan di sejumlah wilayah. Sistem persenjataan, Belanda membangun sebuah pabrik senjata pertama kali di Surabaya. Dan sistem mobilisasi yang memadai dengan membangun sebuah jalan. Semua sistem berjalan dengan baik sampai pada akhirnya runtuh karena kalah dengan musuh. Namun peninggalan-peninggalan Belanda tersebut masih tetap berdiri walaupun sedikit demi sedikit runtuh oleh waktu.

Contoh dari peninggalan Belanda berupa benteng pertahanan bisa di temui di Surabaya yaitu Benteng Lodewijk. Benteng ini dahulu digunakan untuk pertahanan dari serangan armada laut Inggris di Surabaya.

Gambar Benteng Lodewijk
image001
(http://www.roodebrugsoerabaia.com/2011/07/)

Sekarang benteng Lodewijk ini di buat sebagai sarana pembelajaran dan sarana wisata. Mungkin dengan melihat benteng ini kita bisa merasakan kekuasaan Belanda saat itu.

Sebuah pabrik senjata juga di buat di Surabaya yaitu Contructie Winkel (CW). Pabrik senjata ini masih ada keberadaannya karena pabrik senjata ini adalah awal mula dari PT. Pindad (Persero) berdiri. Satu-satunya industri pertahanan di Indonesia. Inovasi Belanda yang satu ini memberi dampak yang besar kepada Indonesia sehingga mampu memproduksi sistem persenjataan secara mandiri. Sekarang PT Pindad (Persero) banyak mengembangkan produksi seperti senjata, amunisi, kendaraan khusus, bahan peledak komersial dan lain-lain. Produk-produk yang di tawarkan ini tidak kalah juga dengan produk dari pesaing industri pertahanan lainnya.

Gambar Pembuatan Senjata
image003
(https://playdestiny.files.wordpress.com)

Jalan Anyer sampai Panarukan yang termasuk dalam peninggalan Herman Willem Daendels ini merupakan inovasi yang tak kalah penting juga di antara peninggalan-peninggalan lainnya. Orang-orang sekitar biasa menyebutnya dengan Jalur Pantura (Pantai Utara). Jalan yang melewati pantai utara Pulau Jawa ini, memberikan perubahan yang besar di Pulau Jawa. Mulai dari keadaan ekonomi sampai pemerintahan semua terbantu dengan adanya jalur pantura ini.

Jalan ini melewati sebanyak 91 kota di Pulau Jawa. Panjang dari jalan ini kurang lebih 1000km dan pada saat pembuatannya banyak memakan korban jiwa yang kebanyakan dari orang-orang pribumi. Memang suatu kesedihan jika kembali menceritakan proses pembuatan jalan ini. Namun, inovasi ini tidak akan sia-sia sepanjang hari. Karena banyak proses kehidupan yang berjalan lancar dengan adanya jalan ini. Contoh pada jaman penjajahan hasil produk kopi dari pedalaman Priangan semakin banyak yang di angkut ke pelabuhan Cirebon dan Indramayu. Padahal sebelumnya tidak terjadi dan produk itu membusuk di gudang-gudang kopi Sumedang, Limbangan, Cisarua dan Sukabumi. Dan lagi, komunikasi antar kota kini semakin mudah. Perjalanan dari kota-kota yang ada di Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur bisa ditempuh dalam waktu yang singkat.

Gambar Jalan Anyer – Panarukan (Pantai Utara)
image005
(http://id.wikipedia.org)

Tidak hanya hal yang di uraikan tadi, sebuah inovasi yang di bangun oleh Negeri Kincir Angin tersebut. Ada banyak hal yang bisa di temukan jika kita menyusurinya satu-persatu. Namun terlepas dari sebuah inovasi Belanda, sesungguhnya semua peninggalan yang ada sampai saat ini tidak lepas dari campur tangan rakyat Indonesia saat itu. Karena yang terlibat langsung dalam prosesnya adalah rakyat Indonesia. Kita yang tahu tentang semua perjalanan cerita bangsa ini, hendaknya tetap menghormati negara Belanda yang telah membuat sebuah cerita di tanah ini, tetapi jangan pernah lupa ingat akan perjuangan-perjuangan rakyat Indonesia yang selalu bersemangat membela tanah ini.

REFERENSI

http://id.wikipedia.org/wiki/Herman_Willem_Daendels

http://www.roodebrugsoerabaia.com/2011/07/ayo-telusur-sejarah-benteng-lodewijk.html

http://www.pindad.com/masa-kolonial-belanda-dan-pendudukan-jepang

http://playdestiny.files.wordpress.com