686. Kontribusi Besar Belanda terhadap Inovasi Teknologi di Bidang udara

Penulis : Adi Saifullah Putra
Tema : Air
=========================================================================================================================================================

Tulisan berikut ini akan membahas tentang keunggulan bangsa Belanda dalam inovasi teknologi di bidang udara.yang mana keunggulan mereka dalam teknologi sudah tersohor sejak zaman dulu, adapun ulasan lebih lanjut dari fakta dan bukti tentang keunggulan bangsa Belanda dalam inovasi teknologi di bidang udara akan saya bedah pada pembahasan di bawah ini.

Dilihat dari kacamata sejarah, Belanda yang sering kita sebut dengan Netherland atau Koninkrijk der Nederlanden merupakan salah satu negara tertua eropa yang sejak dulu telah berada di garda terdepan untuk hal perkembangan dan inovasi teknologi. Hal ini terbukti dengan tulisan Jan Huygen van Linschoten seorang berkebangsaan Belanda dalam bukunya yang berjudul “Itinerario naer Oost ofte Portugaels Indien” atau arti dalam bahasa Indonesianya “Pedoman Perjalanan ke Timur atau Hindia Portugis”, dalam buku ini Jan Huygen van Linschoten menuliskan tentang semangat bangsa Belanda untuk mengarungi belahan-belahan bumi lain pada saat itu, sehingga terilhami dari semangat itulah mereka berlomba-lomba untuk mengembangkan dan merancang teknologi armada laut yang lebih unggul dan efisien guna mengarungi belahan bumi lain hingga pada akhirnya mereka sampai di nusantara kita. Hal ini jelas-jelas menyingkap suatu fakta kebenaran bahwa bangsa Belanda telah lebih dulu membangun peradaban teknologi yang maju pada saat itu dibandingkan dengan beberapa negara-negara lain.

1. Pesawat Terbang ramah lingkungan
Bangsa Belanda cenderung selalu berupaya bekerja untuk menciptakan inovasi-inovasi yang unggul dalam bidang teknologi. Hal ini dibuktikan dengan dikembangkannya teknologi pesawat tanpa suara dan ramah lingkungan oleh Peneliti Universitas Teknik Delft, sebut saja Ronald van Gent yang termasuk salah satu peneliti dari TU Delft tersebut, van Gent menuturkan kalau pihaknya (peneliti dari Delft) berupaya membangun pesawat yang bisa terbang tanpa suara, tanpa mengeluarkan gas rumah kaca dan pada waktu yang bersamaan dapat terbang sangat cepat, dan ditargetkan kalau pesawat ini akhirnya harus bisa terbang 250 mil, yakni sekitar 460 kilometer per jam, angka kecepatan ini tentunya tidak bisa dianggap remeh karna standar kecepatan pesawat terbang tanpa suara tanpa mengeluarkan gas asam arang tidak lebih cepat dari 100 sampai 150 kilometer per jam.

Tidak berhenti sampai disitu, pembahasan tentang etos kerja mereka yang diimplementasikan oleh peneliti Delft pada proyek pesawat terbang ramah lingkungan ini, hal ini masih berlanjut hingga ke industri penerbangan Belanda yang targetnya akan mempekerjakan sekitar 100 ribu orang guna menekuni bidang penerbangan secara serius.
Berikut beberapa inovasi teknologi belanda di bidang udara, yang kini atau nanti akan sangat mempengaruhi perkembangan teknologi dunia di bidang udara :

2. Clair
Untuk menghilangkan rasa gerah sekaligus sebagai penyejuk di dalam ruangan atau gedung-gedung tertentu kita biasanya menggunakan pendingin ruangan atau yang lebih sering kita sebut AC (Air Conditioner). AC hampir digunakan di setiap tempat, seperti perkantoran, kampus, toko, rumah, terlebih kendaraan. Banyak manfaat yang diperoleh dengan menggunakannya, tetapi ternyata ada juga sisi negatifnya, yaitu cairan pendingin yang dibutuhkan AC dapat membahayakan bumi yang kita tinggali. Atas dasar itulah, Bram Baak, Martijn ten Kate, dan Anna van der Togt asal Belanda menciptakan inovasi ramah lingkungan dan hemat energi yang dinamakan Clair. Berdasarkan PHD Riset di TU Delft, Clair dikatakan sebagai cooling-partner yang sempurna.

Clair merupakan sistem pendingin ruangan yang dapat memberikan udara dingin bersih, dan fleksibel digunakan dimana saja baik itu di bus, perahu atau pabrik asalkan terdapat pasokan residual heat 80° C dan cooling-demand 16° C. Proyek buah karya Bram, Martijn, dan Anna ini menjadi pemenang pertama dalam kompetisi yang diadakan oleh Dutch Clean Tech Challenge 2015.

4. Photocatalytic Pavement
Lain halnya dengan Clair yang masih harus melewati masa panjang untuk dipasarkan. Photocatalytic Pavement sudah dipasarkan cukup lama. Penjernih udara inovasi ilmuwan Belanda dari Eindhoven University of Technology ini menggunakan Titanium oksida guna mengurangi polusi.
Prosesnya, permukaan jalan yang telah disemprotkan dengan titanium oksida (TiO2), bahan kimia yang dapat mengambil polusi udara seperti Nitrogen oksida (NOx) , diubah menjadi bahan kimia yang tak terlalu berbahaya, contohnya menjadi Nitrat. Nantinya nitrat ini akan terbasuh oleh air hujan. O iya, sebagai informasi, penggunaan titanium oksida yang merupakan bahan kimia fotokatalitik akan lebih efisien jika dilakukan ketika matahari bersinar terang.

5. NLR
Di Belanda, ada satu institusi yang telah memperbaharui sistem pengaturan lalu lintas udara berkat teknologi canggih tadi. Tidak hanya itu saja, teknologi ini juga meminimalisir kecelakaan yang terjadi pada maskapai penerbangan. Yang paling menakjubkan adalah, institusi satu ini juga melakukan inovasi pada pesawat ruang angkasa. Institusi ini dikenal sebagai NLR.
NLR, Nationaal Lucht- en Ruimtevaartlaboratorium, atau dikenal juga sebagai National Aerospace Laboratory merupakan suatu bisnis non-profit yang bergerak pada industri penerbangan khususnya aerospace. Laboratorium ini berada di Belanda tepatnya di Amsterdam. Tujuan didirikannya NLR ini adalah untuk menjadikan transportasi udara serta pesawat ruang angkasa lebih aman, efisien serta tetap bertahan dalam jangka waktu yang lama. Sebelum berganti nama menjadi NLR, organisasi ini dahulunya bernama RSL pada saat ia dibentuk tahun 1919 kemudian pada tahun 1977 berubah nama lagi menjadi NLL hingga pada tahun 1961 resmi memakai NLR.

Fasilitas yang dimiliki oleh NLR ini antara lain adalah simulator penerbangan (NSF), simulator pengawasan lalu lintas udara (NARSIM), instalasi uji coba untuk material yang diperlukan dalam penerbangan udara hingga memiliki pesawat terbang yang digunakan untuk penelitian. Kedua pesawat terbang ini bernama Fairchild Metro II (PH-NLZ) dan Cessna Citation II (PH-LAB). Fasilitas lain yang baru dikeluarkan oleh NLR adalah 3D-SLM yaitu printer yang mampu mencetak hasil produksi komponen metal untuk pesawat pada lokasi dalam bentuk 3D.
Berbagai proyek sudah dikerjakan oleh NLR hingga akhirnya menemukan inovasi baru dalam dunia aerospace. Proyek-proyek tersebut dibagi menjadi tiga tema besar oleh NLR yaitu competitiveness, defence dan juga safety and efficiency.

6. The smog Free Project
The Smog Free Project ini adalah membuat sebuah taman yang bebas dari asap polusi atau The Smog Free Park. Bekerjasama dengan ENS Europe dan TU Delft, mereka mengembangkan suatu teknologi yang mampu menangkap polusi udara. Teknologi ini ibarat ‘vacuum cleaner’ raksasa yang dapat menyedot debu dan asap polusi di langit-langit perkotaan.

Pada prinsipnya, sang innovator Roosegaarde dan tim mengubur gulungan tembaga di dalam tanah yang akan menciptakan medan elektrostatik di sekitar taman. Medan elektrostatik ini menghasilkan ion-ion bermuatan positif dan akan ‘menabrak’ partikel-partikel kecil di sekitarnya, termasuk debu dan polusi. Hal tersebut menyebabkan debu dan polusi berubah menjadi ion-ion positif. Nah, dengan memanfaatkan gaya elektromagnetik, partikel yang sudah bermuatan akan ‘ditarik’ oleh alat ini sehingga udara kotor dapat dikumpulkan. Sederhananya sih alat ini bekerja mirip seperti saat kamu menggesekan balon di atas kepala. Rambut kamu akan berdiri seperti ‘ditarik’ oleh balon kan ?

7. Dutch rainmaker
Prinsip kerja alat ini sebenarnya cukup sederhana. Gerakan angin yang melalui rotor akan menghasilkan energi mekanik pada turbin. Turbin akan memaksa udara melalui sebuah alat penukar panas, di mana udara akan didinginkan, dan kondensasi pun berlangsung. Ketika suhu udara turun hingga di bawah titik pengembunan, tetesan air pun akhirnya terbentuk. Tetes-tetes air ini akan terkumpul ke dalam kompartemen penyimpanan air. Air inilah yang kemudian bisa digunakan untuk kebutuhan domestik (termasuk minum, mandi, cuci) maupun irigasi..

Prinsip kerja alat ini sebenarnya cukup sederhana. Gerakan angin yang melalui rotor akan menghasilkan energi mekanik pada turbin. Turbin akan memaksa udara melalui sebuah alat penukar panas, di mana udara akan didinginkan, dan kondensasi pun berlangsung. Ketika suhu udara turun hingga di bawah titik pengembunan, tetesan air pun akhirnya terbentuk. Tetes-tetes air ini akan terkumpul ke dalam kompartemen penyimpanan air. Air inilah yang kemudian bisa digunakan untuk kebutuhan domestik (termasuk minum, mandi, cuci) maupun irigasi..

Teknologi Dutch Rainmaker ini memiliki banyak keunggulan yang telah diakui oleh dunia. Selain karena sistem yang dimilikinya dapat berdiri sendiri tanpa sumber daya luar, teknologi ini juga tidak membutuhkan pemasukan air, tidak menggunakan bahan kimia, serta tidak menghasilkan sampah. Teknologi Dutch Rainmaker dapat dipasang di berbagai tempat dan untuk berbagai keperluan seperti air minum, pertanian, industri, pariwisata dan kepulauan, pemadaman api, militer, dan sebagainya.

Kini bangsa belanda bukan hanya pusat inovasi pengolaan air tercanggih di dunia tetapi juga sebagai kiblat inovasi teknologi di bidang udara, yang cepat atau lambat akan member kontribusi besar bagi perkembangan teknologi dunia.

Referensi :
• http://id.wikipedia.org/wiki/Rangaku
• http://id.wikibooks.org/wiki/Moda_Transportasi/Sejarah_transportasi
• http://irhaby007.blogspot.com/2010/04/belanda-merupakan-bangsa-yang-unggul_28.html
• http://hwc2015.nvo.or.id/176-duo-solusi-kualitas-udara-dari-belanda/
• http://hwc2015.nvo.or.id/110-nlr-dedikasi-belanda-untuk-penerbangan-udara/
• http://hwc2015.nvo.or.id/141-basmi-polusi-dengan-inovasi-ala-belanda/
• http://hwc2015.nvo.or.id/045-dutch-rainmaker-mengekstrak-udara-menjadi-air-bersih/