688. eSOS : Toilet Cerdas, Solusi Pada Saat Awas

Penulis : Saka Winias
Tema : Water
=========================================================================================================================================================

Masih hangat di telinga kita terjadinya bencana gempa bumi sebesar 7,9 Skala Richter mengguncang 25 April lalu, dampaknya sejumlah bangunan runtuh, korban jiwa, dan korban luka – luka. Pengungsi merupakan korban kedua, bagaimana tidak akses pada unsur – unsur penopang kehidupan contohnya air bersih jadi sangat terbatas, sanitasi pun buruk sehingga dapat menimbulkan berbagai macam penyakit. Beberapa negara di dunia sering mengalami bencana Jepang diguncang oleh gempa, Amerika yang disapu oleh bandai, Australia yang sering mengalami banjir. Apa yang terjadi dengan
para korbannya pasca bencana?

“Every single thing that has eveer happened in your life is preparing you a moment that is yet to come”

Apa yang terjadi hari ini adalah pelajaran untuk hari esok, yap.. itulah yang ditanamkan didalam hati warga belanda. Bagaimana tidak? negara Belanda meskipun negara dengan ancaman bencana yang cukup rendah, belajar dari bencana Banjir besar yang terjadi pada tahun 1953 untuk mencegah hal yang sama terjadi. Pada bulan Juni 2012 lebih dari 200 ahli bersama UNESCO–IHE di Delft Belanda membahas manajemen sanitasi darurat untuk mengelola limbah cair maupun padat di daerah bencana, untuk memberikan solusi untuk menangani sanitasi dan melindungi kebersihan air.

Bayangkan tiba – tiba ingin buang air kecil namun disekitar kalian tidak ada toilet, sampai berapa lama kalian bisa nahan?

Atau bahkan terpikirkan dalam benak kalian untuk melakukannya di tempat terbuka? Hmm… mungkin kalau kalian para kaum pria bukan suatu masalah, namun bagaimana jika terjadi pada kaum perempuan?

Tenang.. kini para peneliti Belanda yang telah bekerja sama dengan UNESCO telah membuat sebuah toilet cerdas. Kenapa cerdas? Pertanyaan yang bagus..

Ya, toilet ini disebut – sebut sebagai toilet cerdas karena memiliki fitur – fitur yang unik dan sangat bermanfaat terutama di saat awas atau darurat. Bayangkan saja dahulu sebelum ada Toilet ini para pengungsi atau korban yang selamat didaerah bencana menggali lubang jika ingin buang hajat, padahal bakteri dan virus yang banyak terdapat di kotoran manusia bisa mencapai sumber air di tanah dan menyebabkan wabah penyakit. Dan masih terdapat 100 juta manusia buang air besar di tempat terbuka karena keterbatasan fasilitas di saat bencana. UNICEF melaporkan akibat rendahnya sanitasi, air bersih dan jumlah toilet di daerah bencana sejumlah 2 juta anak meninggal akibat penyakit menular seperti pneumonisa dan diare. Bagaimana mereka bisa memiliki kualitas hidup yang cukup baik jika air bersih saja tidak tersedia?

image002
Sumber : http://www.flex.nl/en/emergency-sanitation-prototype-introduced/

eSOS Toilet Cerdas, Solusi Di Saat Awas.. Nama dari toilet cerdas ini adalah eSOS singkatan dari emergency Sanitation Operation System merupakan pengembangan toilet di wilayah – wilayah bencana, yang dirancang untuk melindungi rantai sanitasi dan mencegah polusi air. Konsep ini bertujuan untuk mengembangkan sanitasi yang sustainable, innovative, holistic and affordable.
Terlalu cintanya bangsa Belanda terhadap air, negri van oranje ini menduduki peringkat kelima di dunia dalam watertreatment. Wow.. tidak salah jika inovasi wastewater treatment yang terdapat dalam eSOS dipelopori oleh Belanda, mengapa tidak ternyata orang – orang belanda telah melakukan inovasi wastewater treatment sejak tahun 1970.

image004
Sumber gambar : https://www.unesco-ihe.org/damir-brdanovic

Inovasi Toilet cerdas ini mendapatkan juara di acara Africa Water leadership Award 2014 pada kategori “Most Innovative New Technology of the Year”. Profesor Damir Brdjanovic dan tim mengatakan bahwa toilet tersebut dirancang untuk membawa penanggulanagn bencana ke abad 21. Toilet ini unik karena dirancang untuk bisa mengatasi seluruh rantai sanitasi darurat dan meminimalisir ancaman terhadap kesehatan publik khususnya wastewater.

image006
Sumber : https://www.researchgate.net/publication/274735881_eSOS_-_emergency_Sanitation_Operation_System

“Great things never came from comfort zone”

Ya seandainya saja di daerah bencana terdapat air bersih Profesor Dermin mungkin tidak akan terpikirkan membuat toilet ini. Solusi inovatif eSOS terhadap untuk mendapatkan air bersih dipadukan dengan teknologi informasi sehingga dapat dipantau jarak jauh. Infromasi yang ditangkap dari eSOS did aerah bencana dapat dikirimkan ke pusat kooordinasi.
Toilet yang stackable dan ringan, ukuran pas, terbuat dari bahan yang tahan lama, mudah dibersihkan, mudah dikosongkan, serta perawatan minimal sehingga sangat cocok digunakan di daerah darurat dan bencana.

Apakah perlu dilakukan penggalian tanah untuk meletakkan toilet cerdas ini?

Salah besar jika kalian sempat memikirkan demikian..

Ya, Profesor dermin Brdjanovic benar – benar telah merancang toilet ini dengan apik. eSOS cukup diletakkan diatas tanah dan dibawah sinar matahari. Kenapa? Karena unit pasokan energi toilet ini diambil dari tenaga surya dan pembuangan kotoran dari toilet ini tidak perlu dibuang ke dalam tanah, karena toilet ini telah memiliki sistem untuk mengolahnya kembali, menjadi sesuatu yang bisa digunakan kembali, salah satunya menjadi air bersih.

image008
Sumber : https://www.researchgate.net/publication/274735881_eSOS_-_emergency_Sanitation_Operation_System

Bagaimana dengan penganggulangan kotorannya?

Ehmmm.. yaaa, meskipun ukuran eSOS ini tidak terlalu besa, tetapi toilet ini bisa dapat menampung sekitar 50 pengguna per hari atau sebanyak 80 – 200 L kotoran, angka yang cuup fantastis bukan?

Nah, ternyata fitur – fitur pintar di dalam eSOS-lah yang menanggulangi kotorannya. Tidak hanya higienis, aman dan hemat biaya tetapi eSOS juga dapat mengidentifikasi masalah kesehatan, sensor dan layar yang memantau akumulasi kotoran dan dapat mendaurulang feses dan urin menjadi air bersih, pupuk maupun bahan bakar dengan bantuan membran bioreaktor.

Tidak perlu alat tambahan lagi untuk mengecek status kesehatan para pengungsi di daerah darurat, toilet ini dilengkapi sensor untuk melacak berat badan atau rasio feses dan urin, sehingga dapat mengidentifikasi kekurangan gizi atau dehidrasi di tahap awal.

“Doe kleine dingen en de grote dingen zullen straks bij u komen en vragen om gedaan te worden”

Ya, pepatah belanda tersebut benar do small things, and the big ones will come to you to get done. Dari ide kecil eSOS “toilet cerdas” ternyata mampu menyelamatkan kehidupan orang banyak di daerah AWAS.

Referensi :

http://www.dutchwatersector.com/news-events/news/13783-unesco-ihe-starts-field-test-with-esos-smart-toilet-in-tacloban-philippines.html

http://www.flex.nl/en/emergency-sanitation-prototype-introduced/

https://www.researchgate.net/publication/274735881_eSOS_-_emergency_Sanitation_Operation_System