689. “Goyangan Elektrik Belanda yang Aduhai”

Penulis : Ainanur Luthfiana
Tema : Fire
=========================================================================================================================================================

Keeep Smile!!! Sang komandan tari meneriakkan jargon khasnya dan memberi aba-aba dengan suara membahana…teroreet teroret jeng jeng jeng jeng…Seketika itu, penonton pun menari dengan rancak mengikuti irama musik yang menghentak. Entah sudah berapa ratus jenis goyangan silih berganti booming di tanah air. Mulai dari Goyang Ngebor Inul Daratista, Goyang Gergaji Dewi Persik, Goyang Ngebor Uut Permatasari, Goyang Caesar sampai yang terakhir Goyang Dribel ala Duo Serigala. Lagu hits yang memuncaki chart music radio dan tv, pentas dari panggung ke panggung, pundi-pundi uang yang makin menggunung, bahkan wawancara infotainment berbagai stasiun tv lokal menjadi santapan harian artis yang sedang dielu-elukan. Popularitas menjadi buah manis yang dinanti sebagai kristalisasi kerja keras mereka bersaing di dunia entertainment.

Artis pun makin tajir dan terkenal, perusahaan label rekaman meraup untung bukan kepalang. Lalu kita sebagai masyarakat penonton dapat apa dong? Apa hanya latah mengikuti trend dan ikutan joget ngos-ngosan? Kalau hanya keringat tercucur saja, wah sungguh merugi kita kawan… Kalau kita dan yang lainnya di Indonesia masih sibuk menjadi konsumen setia, hmm sebaiknya kita tengok saudara tua kita di benua biru sana. Yakk betul sekali, saudara tua kita di negri Belanda! Eitts, memangnya ada apa di sana? Apa juga ada trend goyangan di Belanda? Musik dangdut sudah go international ya? Hohoho bukan itu, check this one out!

Sustainable Dance Floor, sebuah terobosan unik teknologi berbasis arsitektur berhasil dikembangkan Belanda. Michel Smit, sang penggagas dan CEO Energy Floors, mengungkapkan dasar pemikiran terciptanya teknologi ramah lingkungan yang sukses mengurangi emisi karbon. Arsitek muda ini jeli menangkap betapa pentingnya sumber energi yang terbarukan atau renewable energy source yang selaras dengan gaya hidup kaum urban masa kini. Michel Smit menyatakan bahwa energi melimpah di sekitar kita, salah satunya adalah energi listrik. Listrik bukan produk akhir tangan manusia, diperlukan awareness untuk memanfaatkan dan mengelola sumber daya dengan bijak sehinga tercipta peradaban manusia yang lebih baik. Sustainable dance floor pun diganjar sebagai juara satu dalam National Energy Globe Award Netherlands 2014.

Sustainable dance floors yang dimaksud merupakan semacam modular floor atau lantai dengan ubin-ubin yang telah dimodifikasi. Pada bagian bawah tiap satuan ubin, terpasang generator berukuran kecil yang akan mengkonversi energi gerak menjadi energi listrik. Generator ini akan mengumpulkan dan menyimpan energi tiap ubin ini terinjak. Pergerakan kaki yang kecil, misal hanya menginjak 10 mm ubin sudah mampu mengaktivasi generator dan menghasilkan energi listrik sebesar 35 watt. Dengan kata lain, makin seru dan heboh tarian kita maka energi listrik yang dihasilkan akan semakin besar. Energi listrik yang terkumpul kemudian dapat menyalakan lampu LED yang terpasang dalam ubin. Abrakadabra!!! Lantai pun bermandikan cahaya warna warni setiap kali kau menginjaknya! Wow!!! Jangan terpesona dulu, energi listrik ini juga dapat digunakan untuk menyalakan alat elektronik yang terhubung, contohnya sound system.

image002
Gambar 1. Rangkaian Modular Floor.

Temple Night Club, salah satu klub malam di San Fransisco, Amerika Serikat telah memasang secara permanen sustainable dance floor. Tamu klub yang asyik menari termanjakan dengan teknologi eco-friendly yang tetap terlihat futuristik. Sustainable dance floors juga diproyeksikan oleh produsennya untuk memenuhi kebutuhan energi listrik fasilitas publik di area padat pejalan kaki, seperti mall, kawasan pedestrian, stasiun kereta, dan bandara.

image004
Gambar 2. San Fransisco’s Temple Night Club

Jadi, jangan khawatir teman…tak peduli apapun goyanganmu, dan tak peduli trend goyangan terkini di negri kita tercinta. Mari kita belajar peka dan berkontribusi positif untuk lingkungan sekitar. Atau tertarik untuk membuat sustainable dance floor made in Indonesia??? Just like Dutch said, “Shaking your groove thing could create more than a sweat…it’s energy!”… hehe sungguh aduhai bukan?

Referensi :

http://www.energyglobe.info/netherlands2014?cl=english

https://www.youtube.com/watch?v=nzHP7Z46gok

https://www.youtube.com/watch?v=nMkb3Dxf5sc

http://www.ortablu.org/topics/energy-tech/kinetic-energy-floors-convert-sweet-dance-moves-into-power