708. Negara Belanda

Penulis : RIA FEBRIANTI
Tema : Earth
=========================================================================================================================================================

Negara Belanda berbentuk kerajaan dengan kepala negara raja atau Ratu. Ibu kotanya di Amsterdam dengan pusat pemerintahan di Den Haag. Belanda terletak di sebelah barat laut Benua Eropa, yang letak astronomisnya antara 50 derajat LU – 53 derajat 33′ BT dan 3 derajat 22′ BT – 7 derajat 15′ BT.

Luas seluruh negeri Belanda hampir 40.922 kilometer persegi. Gunung tertinggi di Belanda yaitu gunung Vaalserburg, yang memiliki ketinggian kurang lebih 321 meter. Daerah yang terendah 6,1 meter di bawah permukaan air laut.

Negara Belanda atau Nederland artinya negara di bawah permukaan laut. Polder adalah daerah yang berada di bawah permukaan laut pada waktu pasang.

Bahasa nasional yaitu bahasa Belanda. Agama yang dianut mayoritas penduduk agama Katolik Roma dan Protestan. Kepala pemerintahan dipegang oleh seorang Perdana Menteri. Badan Legislatifnya yaitu parlemen. Kota-kota besar dan utama adalah kota Amsterdam, Rotterdam, Den Haag, Utrecht dan Lely Stad.

Ekspor utama Belanda yaitu : bunga-bungaan, sayur, bahan kimia, mesin dan onderdil, serta perlengkapan listrik. Sedangkan impor utamanya terdiri dari minyak tanah, besi, baja dan pupuk.

Mata uang Belanda yaitu Gulden. Hari libur nasional tepat pada hari kelahiran raja Belanda yang ke-1, yaitu tanggal 30 April.

Lagu kebangsaan Belanda yaitu “Wihelmus Van Nassanwe”.

Batas-batas wilayahnya :
- bagian barat berbatasan dengan Laut Utara
- bagian utara berbatasan dengan Laut Utara
- bagian timur berbatasan dengan Jerman Barat
- bagian selatan berbatasan dengan Belgia.

image003

Pertanian dan peternakan
Hasil pertanian Belanda meliputi gandum, dan jelai, umbi-umbian, kentang, bawang dan bit, sayur-sayuran, nuah-buahan, tomat, mentimun, apel, jeruk dan buah per.Hasil pertanian sebagian untuk ekspor.

Belanda adalah negara pengekspor telur dan minyak babi terbesar di Eropa dan pengekspor susu, mentega, keju terbesar di dunia.

Bunga Tulip dari Belanda adalah terbesar dan terbanyak hasilnya di dunia. Pusat industri bunga Tulip terletak di kota Lisse (selatan Harleum) dan kota Aalsmeer (sebelah barat daya Amsterdam).

Adat istiadat lama di negeri Belanda masih terpelihara dengan baik, misalnya :
- menjaga kebersihan rumah tangga.
- pada hari-hari libur dan acara tertentu berpakain tradisional dengan sepatu, kayu dan klompen.

Dengan luasan yang hanya 0.02 kali wilayah Indonesia, ternyata pertanian di Belanda sudah maju sejak berabad lalu. Hanya saja, hal ini kurang dikenal karena dahulu literatur berbahasa Inggris sangat kurang. Adalah H. Colman berkebangsaan Inggris (dikutip dari Michael Wintle) yang mengungkapkan temuannya dari hasil perjalanannya ke negara-negara di Eropa utara:
Hal ini menunjukkan kemajuan pertanian Belanda dibandingkan negara-negara tetangganya.

Topografi Belanda secara umum rata. Perbedaan tingkat kesuburan ditentukan jenis tanah: tanah liat dan berpasir. Daerah yang kandungan liatnya tinggi adalah daerah subur, banyak terdapat di pesisir. Oleh karena itu, daerah-daerah pesisir merupakan penghasil produk pertanian yang berlimpah dan menyuplai kebutuhan daerah lain. Perlu diketahui bahwa melimpahnya hasil pertanian Belanda sebelum 1880-an terjadi tanpa bantuan pupuk buatan. Letak daerah pesisir yang strategis dan tingginya mobilitas penduduk menyebabkan sejak sebelum abad ke-19 pertanian di Belanda telah terintegrasi penuh dengan pasar yang menunjukkan kemajuan sektor agroindustri.

Komoditas pertanian andalan Belanda saat itu antara lain gandum, sayur-sayuran, dan produk ternak. Hasil pertanian juga bertambah melalui beberapa inovasi antara lain seperti memompa air dari kawasan rendah dengan kincir angin dan menggunakan sistem tanam bergilir agar tanah tidak dibiarkan kosong. Hal inilah yang menjamin keberlangsungan produksi bahan pertanian dari Belanda.
Kemakmuran pertanian Belanda tentu tidak selalu berjalan mulus. Krisis yang melanda pada tahun 1830-1880an menyebabkan Belanda terus bertumbuh. Berikut ini adalah skema cara Belanda menyelesaikan tantangan-tantangannya.

image005

Hingga saat ini, Belanda masih menjadi negara yang menjadi acuan bagi perkembangan pertanian holtikultura. Alasannya, karena hampir setengah bagian wilayah adalah lahan pertanian dan 8% adalah hutan. Belanda juga merupakan negara eksportir terbesar ketiga dalam produk pertanian setelah AS dan Perancis. Ditilik dari produksi dan ekspor, sektor holtikultura adalah sektor yang amat penting dalam pertanian Belanda. sekitar 270,000 orang bekerja pada sektor ini dengan nilai 6.5 miliar Euro. Selain itu, berdasarkan data dari Kementerian Pertanian, Alam, dan Kualitas Makanan Belanda, kelompok terbesar produksi hortikultura dihasilkan dari bunga dan tanaman hias.Yang patut diacungi jempol, hampir seperempat dari ekspor sayuran segar Eropa seperti tomat, jamur, dan biji lada adalah dari Belanda dengan konsumen terbesar adalah Jerman dan Inggris.

Belajar dari pengalaman masa sulit abad ke-19 di atas, menurut Martin Kropff, Rektor Universitas dan Research Wageningen, Belanda melakukan investasi di bidang riset yang menghasilkan inovasi-inovasi di bidang industri pertanian. Industri benih merupakan salah satu penghasil utama pertanian di samping industri bunga. Jika diilustrasikan, sekilogram benih tomat di Eropa lebih mahal daripada sekilogram emas. Itu semua merupakan hasil riset dan teknologi yang dikembangkan Belanda sejak lebih dari setengah abad lalu.

image006

image008

Pada tahun 2007, total ekspor pertanian mencapai € 58 milyar/tahun.Negara Belandamerupakan pengekspor tomat terbesar ke-2 di dunia setelah Meksiko, produksi tomat terusmelonjak, dari 730 juta kg di tahun 2008 menjadi 800 juta kg di tahun 2009. Menurut dataterakhir tahun 2010, Belanda mampu mengekspor 2,1 milyar kilo sayuran dan buah-buahan keluar negeri. Produk-produk seperti kentang, tomat, buah peer, wortel, kol dan daun bawang, jugaketimun, apel, jamur, paprika, terong, daun sla, witlof, kembang kol dan bawang merah adalahhasil panen Belanda yang membanjiri pasaran Eropa. Selain itu, produk-produk pertanian Belanda juga mempunyai peranan yang sangat besarbagi terciptanya lapangan pekerjaan. Sektor pertanian mampu menciptakan 660.000 lapangankerja atau 10% dari lapangan kerja nasional. Biaya penelitian pertanian yang sangat besar,ditambah kerja sama petani dan perguruan tinggi, mampu menghasilkan teknologi tepat gunadalam memproduksi produk olahan unggulan dari hasil pertanian Negara Belanda. Sistem sepertiitu, membuat produk olahan pertanian dari Negeri Cokelat dan Keju ini banyak beredar diseluruh dunia. Sistem tersebut juga telah melahirkan teknologi-teknologi baru dalam bidangpertanian. Teknologi-teknologi tersebut antara lain penggunaan Green Houseefisien,

”Dutch Process” dalam pengolahan cokelat, pembuatan keju berkualitas, pemanfaatan Bioteknologi, manajemen air untuk pertanian, perkembangan ilmu science yang mendukung danbanyak lagi. Salah satu hasil olahan pertanian Negeri Belanda yang terkenal di seluruh duniaadalah coklat Van Houten yang merupakan olahan dari kakao yang dihasilkan dari tehnologi“Dutch Process” Selain itu, negeri Belanda juga terkenal dengan keju Edam dan Gouda.

Kunci utama keberhasilan pertanian Belanda adalah riset. Riset dilakukan oleh perguruan tinggi di Belanda yang terkenal dengan ilmu pertaniannya yaitu Universitas Wageningen. Hasil risetnya diterapkan Pemerintah Belanda dalam menjalankan roda pertaniannya. Selain itu,kemampuan mengeksplorasi ilmu, serta budaya diskusi membuat sistem pendidikannya maju.Karena pendidikannya maju, maka sektor-sektor lain juga mengikuti kemajuan tersebut termasuk Pertanian. Pemerintah Belanda berupaya untuk membuat pendidikan tinggi Belanda semudahmungkin dapat diakses oleh mahasiswa dalam Negeri maupun dari luar Negeri ataupun darikalangan-kalangan profesional manapun yang ingin belajar di Belanda. Pemerintah Belanda memberikan subsidi, sehingga biaya kuliah di sana rendah.Hanya dengan luas lahan pertanian sebesar 910.000 hektar, Belanda telah berhasilmenjadi negara pengekspor produk pertanian terbesar setelah Amerika dan Prancis. Meskipunhanya 5% penduduk Belanda yang memiliki profesi dalam bidang pertanian, namun produk yangdihasilkan mencapai lebih dari 10% total produk ekonomi nasional. Kuncinya adalah sistempertanian di Belanda yang sangat efisien, yang membuat negeri kincir angin ini berhasil menjadinegara penghasil produk pertanian paling produktif di dunia dengan nilai ekspor mencapaiUS$140.600 perkapita, setara dengan US$18.570 perhektar lahan pertanian. Teknologi dansistem pertanian yang modern seperti metode bercocok tanam dalam greenhouse(rumah kaca) yang terus dikembangkan merupakan kunci sukses dari pencapaian ini. Produk pertanian dariBelanda sangat beragam, mulai dari buah-buahan dan sayuran seperti apel, coklat, andewi, jamur, bawang, tomat, kentang, wortel, hingga bunga dan tanaman hias berupa bulb sepertibunga tulip. Dengan produk pertanian yang dihasilkan, Belanda merupakan eksportir terbesardengan memasok 70% total ekspor tanaman hias Uni Eropa, dan 93% untuk produksi bulb.

Sektor peternakan Belanda pun tak kalah produktif. Sektor peternakan menyediakan lapangan kerja bagi sekitar 20 ribu orang dengan jumlah sapi yang dibudidayakan mendekati 1,5 juta ekor. Seperti hal nya sektor pertanian, peternakan di Belanda pun dijalankan dengan mekanisasi tingkat tinggi. Hal tersebut adalah sebuah solusi atas masalah mahalnya upah tenaga kerja.

Berbagai inovasi di bidang peternakan telah mendorong tingkat produksi susu per sapi menjadi dua kali lipat dibandingkan pada tahun1960. Para peternak di Belanda mengandalkan robot untuk memberi makan serta memantau kesehatan. Untuk menjaga kebersihan, kandangpun kini dirancang khusus agar kotoran ternak langsung diangkut oleh ban berjalan bawah tanah menuju penampungan dan diolah menjadi pupuk serta biogas. Produksi susu per tahun berkisar 1,3 juta ton yang diolah menjadi keju, butter, susu bubuk, susu segar dan produk olahan lain.

image010

”Di balik semua keterbatasan yang dimiliki, sektor pertanian di negeri Belanda menunjukan prestasi yang luar biasa. Belanda adalah eksportir produk pertanian terbesar kedua di dunia. Pertanian Belanda berhasil mempertahankan keunggulannya di pasar internasional dengan terus berinvestasi dalam inovasi produksi pertanian’’

Sumber :
Harjanti,Miko.”Belajar dari inovasi pertanian negeri kincir”.15 Januari 2015.ppmkp.pancatech.com
Nur Ichianarsih,Anisa.”Pertanian di Belanda”.13 Mei 2013.http://kompetiblog 2013 wordpress.com