717. Kursi yang Nyaman dari Belanda

Penulis : Intan Maulida Al Barroh
Tema : Air
=========================================================================================================================================================

Apa jadinya jika kamu adalah seorang yang memiliki berat badan di atas rata-rata atau orang yang memiliki adik unyu-unyu (baca : balita) yang harus diajak naik pesawat?

Oke, mungkin kamu bertanya-tanya, emang apaan sih? Ada bedanya ya? Kalau mau naik pesawat ya tinggal naik aja. Kan udah ada kursinya masing-masing.

Eits, tunggu dulu. Ternyata penumpang yang memiliki berat badan di atas rata-rata dan yang membawa balita terganggu lho keamanan dan kenyamanannya saat naik pesawat.

Lho, kok bisa?

Tempat yang tidak memadai membuat ruang gerak mereka terbatas dan sering kali mereka (khususnya orang yang berbadan gemuk) tidak memakai sabuk pengaman dengan alasan kenyamanan mereka terganggu. Padahal memakai sabuk pengaman itu sangat penting lho! (Buktinya penulis pernah dimarahi sama pramugari ketika ketahuan belum memakai sabuk pengaman.)
Inilah gambarannya:

image002
(Gambar : http://travel.detik.com/read/2013/04/05/191012/2212938/1382/penumpang-pesawat-gemuk-bayar-mahal-dianggap-diskriminatif)

image004
(Gambar : http://www.phdinparenting.com/blog/2011/6/30/fishy-logic-in-malaysian-airlines-first-class-baby-ban.html)

Nah, bahaya banget kan? Padahal mereka kan juga sama-sama bayar untuk menggunakan jasa tersebut. Sayang banget kebijakan yang selama ini diterapkan cenderung memberatkan mereka.
Namun, pada bulan April tahun 2015 ini, kita semua patut memberikan applause meriah ke Bangsa Belanda.

Lho, memangnya apa hubungannya dengan bangsa yang akrab dengan air tersebut?

Ternyata salah satu perusahaan Belanda bernama SII Deutchland berhasil menciptakan inovasi di bidang penerbangan yang keren. Tepat pada gelaran kompetisi Passenger Comfort Hardware award yang digelar di The Crystal Cabin Awards di Hamburg, Jerman, tercetuslah sebuah inovasi brilian yang diciptakan untuk mengatasi masalah ini. Inovasi tersebut terwujud dalam bentuk sebuah desain kursi pesawat yang unik.

Desain kursi yang bernama SANTO – Special Accommodation Needs for Toddlers and Overweight Passengers – itu dipersembahkan untuk penumpang yang berat badannya besar dan yang membawa anak kecil. Desainnya sendiri sederhana. Jadi, SANTO berbentuk kursi pesawat yang 1,5 kali lebih lebar dari kursi pesawat biasanya dan bisa mengakomodasi kursi bayi yang bisa terpasang erat sementara masih menyisakan cukup ruang untuk penumpang dewasa. Kursi terletak di bagian belakang kabin pesawat, mengisi ruang yang tidak terpakai.

Berikut gambar desainnya:
image006
(Gambar : http://www.ibtimes.com/ibtraveler/economy-class-airline-seat-heres-whats-new-1886790)

Perusahaan Belanda yang mendesain kursi ini memperoleh penghargaan tertinggi dalam kategori “Perlengkapan kenyamanan penumpang” di Crystal Cabin Awards. Penghargaan ini dikenal sebagai “Kabin Oscar ” dan, menurut situs web mereka, adalah “satu-satunya penghargaan internasional untuk keunggulan dalam inovasi interior pesawat.”

Kini para penumpang yang punya berat badan di atas rata-rata dan orang yang membawa balita itu bisa bernafas lega. Sekarang mereka tinggal menunggu tindak lanjut maskapai pesawat untuk mengaplikasikan dalam penerbangan mereka.

Sederhana, unik, tapi mengena banget. Itulah gambaran dari inovasi SANTO ini. Mereka membuat terobosan yang tak banyak dipikirkan oleh orang lain. Pada akhirnya kita yang baru mengetahuinya pun berdecak kagum sambil berkata, “Ternyata sesederhana itu. Tetapi mengapa tak ada yang memikirkannya?”

Tidak mengherankan jika perusahaan dari Belanda ini berhasil memenangkan penghargaan ini. Negara terkenal dengan inovasi-inovasi ciamik ini memang seakan tak pernah berhenti untuk berkarya. Dari mengatasi masalah tempat duduk di pesawat ini hingga membendung lautpun mereka bisa. Meskipun sebegitu kerennya, mereka kemana-mana tetap menggunakan sepeda kayuh.
Inilah yang patut kita contoh dari Bangsa Belanda. Berpikir out of the box dan tetap down to earth.

Sekarang bangsa kitapun keamanan dan kenyamanannya terganggu. Jadi, inilah tugas kita : bergerak untuk mendapatkan ‘kursi yang nyaman’ bagi bangsa ini.
Semangat!

Referensi:

http://www.dailymail.co.uk/travel/travel_news/article-3043242/Dawn-superwide-plane-seat-Designer-wins-award-specialist-chair-obese-passengers-switch-booster-seat-toddlers-parents.html

http://www.boston.com/travel/2014/08/07/parents-upset-over-extra-fees-sit-with-their-kids-flights/QwU93jmjcgeS3nZIBgs8vM/story.html

http://travel.detik.com/read/2013/04/05/191012/2212938/1382/penumpang-pesawat-gemuk-bayar-mahal-dianggap-diskriminatif

http://www.phdinparenting.com/blog/2011/6/30/fishy-logic-in-malaysian-airlines-first-class-baby-ban.html

http://www.ibtimes.com/ibtraveler/economy-class-airline-seat-heres-whats-new-1886790