723. Inovasi Tata Kota: Mewah yang Alami

Penulis : Dwi Resty Ariesta Dewi
Tema : Earth
=========================================================================================================================================================

Kota Batavia yang dibangun dari reruntuhan jayakarta adalah usaha membangun suatu kota tiruan Belanda yang dijadikan tempat bertemunya (rendezvous) lalu lintas pelayaran. Rencana kota berbentuk segi empat dengan sisi lurus sesuai dengan rencana kota-kota di negeri Belanda berdasarkan rumusan benteng Romawi. Kota dikelilingi parit-parit dan tembok-tembok kota yang diperkuat sederetan benteng kecil.

Kota Batavia (Jakarta.red) merupakan suatu kota tiruan Belanda? Kalimat tersebut membuat saya penasaran untuk mencari inovasi apa yang seharusnya ada di Indonesia dan saat ini telah berkembang di Belanda. Inovasi Lanskap perkotaan di Belanda menjadi poin utama yang akan menghantarkan saya mencari jawaban akan pertanyaan saya tersebut.

Arsitektur Kota Tua Belanda
Keseragaman bentuk bangunan di Belanda memunculkan daya tarik tersendiri akan keindahan negara tersebut. Konsistensi para arsitek Belanda terhadap bentuk bangunan lama yang menimbulkan suasana ‘kota tua nan romantis’ dan merupakan bentuk penghargaan mereka akan suatu bangunan yang bernilai sejarah menjadikan tampilan bangunan-bangunan di Belanda terlihat sederhana, rapih, bersih dan namun memberikan kesan ‘mewah’.

image001
Sumber Gambar : http://meiscaa.blogspot.com/2009/03/belanda-kota-yang-indah-dan-menarik.html

Pesona kota tua yang hanya tampil oleh karena adanya sungai dan kanal yang mengelilingi kota dan saling berpotongan antara satu dan lainnya menimbulkan kemewahan alami yang sangat luar biasa. Inovasi kota kanal yang sangat sederhana yang dikolaborasikan dengan bangunan-bangunan tradisional yang sudah ada sejak Belanda pertama kali berdiri. Bangunan khas Belanda yang sampai saat ini masih konsisten adalah rumah-rumah dengan atap segitiga yang berwarna merah, dengan kincir angin di halaman rumah menimbulkan kesan sekana-akan menyerupai lukisan yang hidup menjadi sebuah kota.

image003
Sumber Gambar : http://pixabay.com/en/architecture-building-country-dutch-21903/

image005
Sumber Gambar : http://pixabay.com/en/architecture-building-country-dutch-70446/

Bangunan rumah tersebut merupakan salah satu kreativitas orang-orang Belanda pada jaman dulu, sebut saja bangunan klasik. Perpaduan budaya dan kesenian yang saling melengkapi. Bahkan bisa jadi Belanda merupakan salah satu negara dengan keindahan arsitektur bangunan yang masih dipertahankan hingga saat ini di tengah zaman modernisasi yang pesat. Lokasi bangunan yang dilengkapi dengan keindahan alam menambah keistimewaan. Sungguh luar biasa kekreatifitasan orang-orang Belanda dalam menunjukan sisi keunikan dari negaranya. Pembuatannnya juga tidak sembarangan. Berpikir keras dalam setiap rancangannya. Serta setiap bangunan pasti memiliki sejarah yang menyimpan sejumlah kenangan. Secara tidak langsung mereka telah membentuk Belanda sebagai negara dengan salah satu negara dengan arsitektur yang indah. Bahkan mungkin arsitektur yang tidak akan bisa diciptakan oleh negara-negara lain. Tidak bisa membayangkan jika melihatnya secara langsung dan menikmati keindahan arsitekturnya dari dekat. Dengan ditambah suasana negara Belanda yang tidak akan terlupakan.

Desain Kota Kanal
Giethroon, sebuah kota kecil yang tanpa adanya jalan raya tapi memiliki banyak kanal-kanal sehingga bentuk aktifitas penduduk kota ini adalah menggunakan perahu untuk melintasi kanal-kanal tersebut. Terletak di Propinsi Overijssel, kota ini memiliki kanal sepanjang 6,5 km dengan rumah-rumah tradisional belanda disekelilinginya. Penduduk di kota kecil ini biasa menggunakan perahu kecil sebagai sarana transportasi atau berjalan melalui jembatan.

Tentu tidak mengherankan kota ini mendapat julukan wisata sebagai Venesia dari Belanda. Bisa saya bayangkan ketika ada Venesia versi Indonesia, mungkinkah? Sangat mungkin, ketika kita mau belajar dari keberhasilan Negeri Belanda dalam menata negaranya dengan desain tata kota yang didominasi dengan kanal-kanal. Sangat mungkin jika Indonesia mengadopsi inovasi desain kota kanal ini di Provinsi-provinsi yang memang memungkinkan untuk memanfatkan sungai-sungai yang masih alami dijadikan transportasi utama di wilayahnya (contoh: wilayah timur Indonesia). Inovasi yang sangat sederhana ini mampu meningkatkan keindahan yang sangat mewah. Sungai yang dibiarkan alami dikolaborasikan dengan bangunan-bangunan khas Belanda dan pepohonan yang rimbun serta rerumputan yang menghijau, ditambah dengan jalur pejalan kaki yang sangat nyaman.

Afsluitdijk (Penutup Tanggul) dan Deltaweken
Sebagai konsultan bidang keairan tentu membuat saya makin penasaran tentang kecangihan tanggul ini. Tanggul dengan panjang mencapai 32 km dan lebar 90 m ini mampu menghubungkan 2 propinsi yakni Noord Holland dan Friesland. Disamping Afsluitdijk, Negeri bunga tulip ini juga membuat sebuah proyek besar yakni dengan membentuk bendungan berseri secara berurut-urut yang disebut Deltawerken. Delta works merupakan proyak terbesar yang tentu membuat negara di dunia berdecak kagum, dibuat dengan menghadapi arus laut, gelombang dan tanah yang cukup bervariasi. Yang terlintas di benak saya adalah, jika inovasi seperti ini dibuat di Indonesia sebagai negara maritim yang memiliki banyak arus laut dan gelombang cantik yang kemudian dikolaborasikan dengan inovasi seperti Afsluitdijk dan Deltaweken di Belanda, maka kita akan menyaksikan keindahan yang sempurna dan mampu menjaga keindahan Indonesia dari bencana tsunami.

image007

image009
Sumber Gambar : http://essc.org.ph/content/view/721/153/

image010

image013

image012
Sumber Gambar : https://unalux.wordpress.com/category/negeri-di-bawah-laut/

Jika penelusuran saya tentang inovasi sederhana yang mewah di Negeri Belanda dilanjutkan, maka 1000 kata tidak lah cukup untuk mengungkapkannya. Hal yang paling menarik adalah ketika saya membayangkan Kota Batavia (Jarata.red) memang benar adanya merupakan kota tiruan Belanda, maka saya tidak perlu penasaran akan Negeri Belanda, karena saya cukup merasakan keindahan tata kota yang sederhana namun terlihat sangat mewah oleh karena nilai sejarah yang menyatu dengan nilai ekologi.

Referensi:
Gunawan, R. Gagalnya Sistem Kanal (Pengendalian Banjir Jakarta dari Masa ke Masa). Penerbit: Kompas
Water Atlas of The Netherlands. www.bosatlas.nl

https://ganangprakoso.wordpress.com/2010/04/14/belajar-menata-kota-indonesia-dari-belanda/

http://hendy-dwi-w.blog.ugm.ac.id/

http://www.holland.com/global/tourism/activities/architecture.htm

http://www.holland.com/global/tourism/activities/architecture/erasmus-bridge-rotterdam.htm

http://www.historyofholland.com/dutch-architecture.html

http://www.landezine.com/index.php/2014/02/fort-werk-aan-t-spoel-by-raaaf-atelier-de-lyon/

http://indonesia-in.nlembassy.org/organization/bagian-dalam-kedutaan/kerjasama-pembangunan%5B2%5D/air.html

http://iplbi.or.id/2014/01/pemerintah-harus-punya-strategi-mengatasi-banjir-jakarta/

http://global.liputan6.com/read/2146609/glethoorn-kota-kecil-tanpa-jalan-raya-di-belanda

http://ec.europa.eu/enterprise/sectors/tourism/eden/themes-destinations/countries/netherlands/waterreijk-weerribben-wieden/index_en.htm

http://travel.detik.com/read/2014/03/03/084846/2513036/1520/kota-paling-cantik-di-belanda-kanal-mengganti-jalan-raya