743. Belanda, Negara Penuh Keterbatasan yang (Inovasinya) Tanpa Batas

Penulis : Septiana Citra Fridayani
Tema : Earth
=========================================================================================================================================================

Holland Writing Competition 2015.
Entah mengapa tulisan itu begitu menarik hasratku untuk segera menemukan informasi lebih dalam. Benar saja, kesempatan ini yang sudah kutunggu-tunggu sedari dulu. Tentang mimpiku yang ingin menapakkan kaki di negeri yang selama ini kuidamkan, Belanda. Segera kumainkan jari-jariku di atas keyboard untuk mencari hal-hal menarik tentang negeri yang dipimpin oleh Raja Willem-Alexander ini.

image002
Gambar 1. Peta Belanda

Ya, memang sudah lama aku mengagumi negeri yang terkenal dengan kincir angin dan total football-nya ini. Negeri dengan dua belas provinsi ini, yakni Noord-Holland, Zuid-Holland, Utrecht, Gelderland, North Brabant, Zeeland, Groningen, Friesland, Drenthe, Flevoland, Overijssel, dan Limburg, memiliki begitu banyak keistimewaan di atas segala keterbatasan yang dipunyainya. Sekalipun luasnya tak sampai sepertiga luas Pulau Jawa, yaitu 41.528 km2, yang 18.41%nya berupa perairan, namun semangat juang bangsa Belanda dalam mengupayakan kesejahteraan bagi penduduknya sangat patut diacungi jempol. Tak heran jika begitu banyak penemuan dan inovasi, dari yang paling sederhana sampai tingkat wahid, yang diprakarsai oleh negeri berbentuk pemerintahan monarki konstitusional ini menjadi inspirasi bagi bangsa-bangsa lain.

Penobatan Belanda sebagai satu dari negara-negara yang memiliki pendidikan berkualitas tinggi dan tersohor tak hanya di kawasan Eropa, namun juga di belahan dunia lainnya ini, rupanya dilandaskan pada begitu besarnya perhatian pemerintah Belanda terhadap pendidikan yang menjadi salah satu aset berharganya. Hal ini dibuktikan dengan lahirnya ide-ide dan inovasi-inovasi kreatif yang belum pernah terpikirkan sebelumnya, terutama yang ditujukan untuk menjawab kegundahan dunia akan menipisnya energi tak terbarukan. Salah satu contoh sederhananya adalah diciptakannya baju penyerap panas matahari (solar) yang bermanfaat untuk mengisi baterai (charging) smartphone selama beberapa jam. Baju “ajaib” tersebut didesain secara unik oleh Pauline van Dongen, Tim Holst Centre, dan TNO dengan membubuhkan 120 sel solar ke atasnya. Dengan kapasitas daya tamping mencapai satu watt, penemuan unik memadukan dua unsur tak terpisahkan dalam kehidupan sehari-hari, yakni teknologi dan fashion. Berikut ini adalah penampakan dari Dutch Solar Shirt.

image004
Gambar 2. Dutch Solar Shirt

Selain penemuan Dutch Solar Shirt tersebut, masih banyak lagi sederetan inovasi dan ide kreatif yang dicetuskan oleh para ilmuwan dari negeri tulip itu. Pembangunan pos-pos pengisian listrik untuk mobil-mobil elektrik di Belanda merupakan contoh lain dari usaha pemerintah Belanda untuk mengurangi ketergantungan penggunaan energi tak terbarukan yang dapat mengancam kelestarian lingkungan.

Begitu banyak hal yang dapat dipelajari dari negeri kecil bernama Belanda ini. Dari situlah mengapa aku berangan melangkahkan kakiku ke negeri yang diapit oleh Belgia dan Jerman itu, sehingga pengalaman-pengalaman yang ada dapat dijadikan bekal untuk membangun bangsaku sendiri.

Referensi
Gambar 1 http://id.wikipedia.org/wiki/Belanda
Gambar 2 http://www.nltimes.nl/2015/03/16/dutch-solar-shirt-can-recharge-your-phone/

https://ikaariw.wordpress.com/2013/04/18/belanda-mengintip-masa-depan-melalui-pendidikan-dan-penemuan/

http://www.antaranews.com/berita/372267/willem-alexander-jadi-raja-belanda-gantikan-ibunya

https://www.cia.gov/library/publications/the-world-factbook/geos/nl.html

http://www.holland.com/global/tourism/regions/provinces.htm