Archive for: FINALIST – Page 2

680. Kanal Amsterdam (FINALIST)

Penulis : Praiseldy Langi-Sasongko
Tema : Water
=========================================================================================================================================================

Setiap bulan Agustus, ribuan warga Belanda dan wisatawan internasional berkumpul di Amsterdam untuk merayakan Grachtenfestival atau Festival Kanal. Festival ini berlangsung selama sepuluh hari dan diisi oleh serangkaian konser yang diadakan di kanal dan daerah sekitarnya. Pada malam terakhir, di Prisengracht, di mana tradisi ini dimulai, semua orang menyanyikan lagu “Aan de Amsterdamse Grachten” atau “Di Kanal Amsterdam.”

“Di kanal Amsterdam, saya telah serahkan hati saya untuk selamanya,” ribuan orang menyanyikan lagu ini sambil berdiri di seputar jembatan dan jalan-jalan sekitarnya, sementara ratusan lainnya duduk di perahu sambil menikmati goyangan air yang tenang. Saat mereka menyanyikan lagu ini dengan sungguh-sungguh sebagai ekspresi kegembiraan mereka oleh karena adanya kanal dan keistimeaan air itu sendiri, cahaya yang indah dapat terlihat dengan jelas terpantul di atas permukaan air.

671. BELANDA SANG PENAKLUK ALAM (FINALIST)

Penulis : Zakiul Fahmi Jailani
Tema : Water
=========================================================================================================================================================

Alohaaa … Pada tau gak ternyata Belanda juga pernah dijajah lho. Namun bedanya, Belanda dijajah oleh alam. Serius guys, faktanya 50% dari total wilayah negara kompeni ini terletak satu meter di bawah permukaan laut. Sebagian besar wilayahnya ‘dicaplok’ dan terjajah oleh air. Sehingga, banjir di Belanda berpotensi menghapus eksistensi kehidupan masyarakat Belanda dan memakan korban jiwa yang banyak sekali. Waduw, ngeri ya.

Nah karena itulah bangsa Belanda tahu sekali cara mengatasi air. Jika ada yang bertanya siapa orang yang mampu melawan keganasan alam, maka jawabannya adalah : Dutch!!! alias orang-orang Belanda.

663. Belanda, dari Jalanan Sampai Vacuum Cleaner (FINALIST)

Penulis : NOVIA RIZKI AMALIA
Tema : Air
=========================================================================================================================================================

Polusi? Hmmmm… Sepertinya kita tak perlu meragukan lagi bagaimana tersohornya kata yang satu ini. Bukan hanya di negara Indonesia, namun juga di seluruh dunia dan tak terkecuali, Belanda! Tapiiii sebelum kita masuk ke sesi pembahasan tentang apa lagi ide kreatifnya Belanda buat dunia, yuk kita awali dulu dengan pembukaan..

Jreng..jreng..

Okaay kita masuk ke perkenalan tentang polusi udara dulu. Diiringi dengan semakin berkembangnya zaman, polusi udara tentu bukanlah suatu hal yang dapat kita hindari lagi keberadaannya, terutama jika kita tinggal di kota-kota besar. Nah apa sih sebenarnya yang disebut dengan polusi itu? Dikatakan polusi udara jika udara tercemar oleh bahan kimia, zat/partikel/bahan biologis lain yang dapat membahayakan kesehatan makhluk hidup jika menghirupnya. Dampaknya? Banyak! Bukan hanya berbahaya bagi sistem pernafasan kita, polusi udara juga mengganggu kesehatan kulit, meningkatkan tingkat stress emosional, dan bahkan berdasarkan penelitian terbaru yang dilakukan oleh American Heart Association menemukan bahwa polusi udara dapat menurunkan fungsi kognitif seseorang dan meningkatkan terjadinya insidensi serangan stroke. Wow!

655. Rain(a)way: Rain, Rain, Go Away !!! (FINALIST)

Penulis : INDAH BEATRIS PURBA
Tema : Water
=========================================================================================================================================================

Pergantian iklim dan memasuki musim penghujan? Wah, siap-siap saja segala rutinitas keseharian terganggu. Malas pergi ke kantor atau sekolah, barang bawaan bertambah, jalanan becek, pokoknya rempong deh. Namun, apa jadinya ya jika curah hujan tinggi sepanjang hari? Pasti kita mengkhawatirkan yang namanya banjir. Nah, kalau sudah banjir, argumen saling menyalahkan pun diperbincangkan dimana-mana. Tak heran juga jika pemerintah dan pihak-pihak yang terkait sering dinobatkan sebagai pelaku utamanya.
Wah… kalau sibuk mencari kambing hitam terus, lantas nasib si banjir apa kabar ya?

Well, daripada pusing tanpa memikirkan solusinya ada baiknya kita berkenalan dengan Fien Dekker. Wanita muda lulusan Eindhoven University of Tecnology ini merancang rain(a)way sebagai solusi untuk mengatasi air hujan yang berlebih. Jika kita memikirkan hal yang dilakukan setelah terjadinya banjir, sebaliknya Fien Dekker justru memikirkan inovasi yang dilakukan sebelum terjadinya banjir. Karena innovation is the ability to convert ideas into invoices (L.Duncan).

653. Malaikat itu Bernama Ambulance Drone (FINALIST)

Penulis : Dianita Rizkiani
Tema : Fire
=========================================================================================================================================================

Pesona semburat fajar masih tersisa saat perahu kecil yang aku tumpangi bersama Ayah mulai bergerak menjauhi dermaga kecil di kota Groningen, sebuah kota unik di Belanda yang dikenal tidak memiliki jalan raya. Ya, di kota ini, akses utama transportasinya memang melalui kanal-kanal cantik. Perahu menggantikan peran mobil dan sepeda bagi penduduk kota ini. Menarik sekali, bukan? Tidak heran, kota ini sering menjadi tujuan wisata baik bagi warga Belanda maupun luar Belanda.

Termasuk bagi kami. Dengan semangat, aku mengiyakan ajakan Ayah berkunjung ke kota ini di sela-sela kesibukan Ayah sebagai mahasiswa penerima beasiswa di Universitas Leiden. Kemudi perahu dipegang oleh Mr. Phillips, pemilik perahu. Ayah duduk santai di sampingnya. Sementara Aku, duduk di bagian tengah perahu, melihat ada sekelompok anak Belanda yang sepertinya penduduk asli Groningen mengendarai cano di belakang kami. Mereka melambaikan tangan menyapa kami. Ah, sungguh Groningen ini bukan hanya dianugerahi pesona alam yang memikat, namun juga penduduk yang bersahabat.