Archive for: FINALIST – Page 3

636. DECOS, Kantor Tanpa Kertas dengan Minute App (FINALIST)

Penulis : Annisa Nurul Khomsa
Tema : Air
=========================================================================================================================================================

image001
Source : www.dezeen.com

Pernah memasak sayur sendiri? Bagaimana rasanya jika sayurnya tanpa garam? Pasti rasanya hambar, atau kemanisan yang malah seperti “kolak”.
Seperti yang dilakukan oleh orang-orang Belanda ini. Menghilangkan salah satu komponen utama yang harus ada di setiap kantor yaitu”kertas”. Tidak lazim memang, tapi mereka melakukannya. Terus bagaimana dengan aktifitas kantor yang tanpa kertas? Pasti gak kebayang? Karena kertas sudah menjadi bagian dari hidup kita. Kegiatan menulis butuh kertas, surat menyurat, dokumen-dokumen penting dan kartu bisnis. Jika semuanya harus digantikan dengan digital, seperti sayur kurang garam, rasanya akan aneh karena belum terbiasa dengan paradigma baru ini. Seperti apa yang dikatakan oleh Marcia Van Kampen:

620. Robird, The Flying Sheperd (FINALIST)

Penulis : Susan Angelika
Tema : Air
=========================================================================================================================================================

Minggir, Superman!Celana dalam diluar sudah sangat basi!Beri ruang untuk Robird, drone burung yang membelah bumantara dengan kepakan sayapnya. Inovasi hebat dari sebuah perusahaan startup Belanda yang baru berumur 2 tahun dan digawangi pemuda yang sedari kecil selalu terpana pada setiap benda yang terbang.

Ada sekitar 40 spesies burung yang tidak kenal awang-awang, mungkin mereka berbagi kecemburuan yang sama dengan manusia. Sejarah mencatat upaya yang pernah dilakukan manusia untuk terbang hingga ribuan tahun lalu. Sebuah mitos Yunani mengisahkan Daedalus dan anaknya Icarus, melarikan diri dari tawanan Raja Minos dengan membuat sayap dari bulu-bulu yang direkatkan oleh lilin. Daedalus berpesan pada anaknya supaya terbang menjauhi matahari, Ehhh, Icarus bandel, lilinnya meleleh, dan dia pun terjun bebas ditelan lautan lantas mati tenggelam (Pesan moral: Parents Know best!Wink..wink!)

503. Negeri Penjaring Matahari (FINALIST)

Penulis : Ana Falesthein Tahta Alfina
Tema : Fire
=========================================================================================================================================================

Suka galau karena listrik tiba-tiba mati saat menjelang ujian? Saat tugas sekolah menuntut diselesaikan saat itu juga? Saat smartphone kesayangan mengalami sakaratul maut? Padahal tidak ada angin puting beliung maupun hujan badai.

image002

486. Smart Highway : Surat Untuk Bupati Bondowoso (FINALIST)

Penulis : Erick Reagan Margayudha Irana Akbar
Tema : Fire
=========================================================================================================================================================

image002

Dear Pak Amin,

429. Meet & Seat, ketemu lalu duduk bareng di udara? (FINALIST)

Penulis : Taufik Fitriyanto
Tema : Air
=========================================================================================================================================================

Pada penerbangan panjang pastinya kita ingin duduk di samping seseorang yang akan membuat perjalanan kita nyaman, kan? Jadi bagaimana jika kita bisa menggunakan media sosial yang kita miliki untuk memilih teman duduk, berdasarkan pada friend yang ada di media sosial kita atau kepentingan lainnya. Pastinya itu akan membuat pengalaman terbang menjadi lebih nyaman, setuju?

Jangan khawatir, airline dari Belanda sudah menemukan dan mengimplementasikannya! Apa itu? Simak inovasinya dibawah ini.

Program seat selection disebut “Meet & Seat”, sebuah layanan telah diluncurkan pertama kali di dunia pada tahun 2012 oleh KLM Royal Dutch Airlines. KLM Royal Dutch Airline merupakan salah satu Airline yang berasal dari Belanda yang memberikan inovasi-inovasi baru dalam dunia penerbangan, tak heran apabila banyak penumpang yang membelalakan mata karena keheranan atas inovasi-inovasi yang dilakukan oleh KLM. Dengan dilakukannya integrasi dengan Facebook dan Linkedin, tapi tidak Twitter. Alasannya karena memang hal itu dikhususkan untuk sistem yang “acceptance” dari dua arah yang artinya harus menjadi friend dalam kedua media sosial tersebut, berbeda dengan twitter yang “acceptance”nya bisa hanya dengan satu arah yaitu follow.