Archive for: WINNERS

653. Malaikat itu Bernama Ambulance Drone (FINALIST)

Penulis : Dianita Rizkiani
Tema : Fire
=========================================================================================================================================================

Pesona semburat fajar masih tersisa saat perahu kecil yang aku tumpangi bersama Ayah mulai bergerak menjauhi dermaga kecil di kota Groningen, sebuah kota unik di Belanda yang dikenal tidak memiliki jalan raya. Ya, di kota ini, akses utama transportasinya memang melalui kanal-kanal cantik. Perahu menggantikan peran mobil dan sepeda bagi penduduk kota ini. Menarik sekali, bukan? Tidak heran, kota ini sering menjadi tujuan wisata baik bagi warga Belanda maupun luar Belanda.

Termasuk bagi kami. Dengan semangat, aku mengiyakan ajakan Ayah berkunjung ke kota ini di sela-sela kesibukan Ayah sebagai mahasiswa penerima beasiswa di Universitas Leiden. Kemudi perahu dipegang oleh Mr. Phillips, pemilik perahu. Ayah duduk santai di sampingnya. Sementara Aku, duduk di bagian tengah perahu, melihat ada sekelompok anak Belanda yang sepertinya penduduk asli Groningen mengendarai cano di belakang kami. Mereka melambaikan tangan menyapa kami. Ah, sungguh Groningen ini bukan hanya dianugerahi pesona alam yang memikat, namun juga penduduk yang bersahabat.

429. Meet & Seat, ketemu lalu duduk bareng di udara? (FINALIST)

Penulis : Taufik Fitriyanto
Tema : Air
=========================================================================================================================================================

Pada penerbangan panjang pastinya kita ingin duduk di samping seseorang yang akan membuat perjalanan kita nyaman, kan? Jadi bagaimana jika kita bisa menggunakan media sosial yang kita miliki untuk memilih teman duduk, berdasarkan pada friend yang ada di media sosial kita atau kepentingan lainnya. Pastinya itu akan membuat pengalaman terbang menjadi lebih nyaman, setuju?

Jangan khawatir, airline dari Belanda sudah menemukan dan mengimplementasikannya! Apa itu? Simak inovasinya dibawah ini.

Program seat selection disebut “Meet & Seat”, sebuah layanan telah diluncurkan pertama kali di dunia pada tahun 2012 oleh KLM Royal Dutch Airlines. KLM Royal Dutch Airline merupakan salah satu Airline yang berasal dari Belanda yang memberikan inovasi-inovasi baru dalam dunia penerbangan, tak heran apabila banyak penumpang yang membelalakan mata karena keheranan atas inovasi-inovasi yang dilakukan oleh KLM. Dengan dilakukannya integrasi dengan Facebook dan Linkedin, tapi tidak Twitter. Alasannya karena memang hal itu dikhususkan untuk sistem yang “acceptance” dari dua arah yang artinya harus menjadi friend dalam kedua media sosial tersebut, berbeda dengan twitter yang “acceptance”nya bisa hanya dengan satu arah yaitu follow.

216. The Ocean Cleanup: From Holland to the World Ocean (FINALIST)

Penulis : Noval Kurniadi
Tema : Water
=========================================================================================================================================================

Pernah membuang sampah plastik sembarangan?
Hayooo ngakuu!
Membuang sampah sembarangan kelihatannya sepele, tapi tahu enggak sih kalau itu sumber utama dari berbagai masalah? Butuh bukti? Yuk lihat foto di bawah ini.

image009

Mengerikan, ya?

082. Bukan Sponge Bob Square Pants, Tapi Sponge Park Water Square (FINALIST)

Penulis : Rosalina Dewi Novitasari
Tema : Water

=========================================================================================================================================================

Suka sama Sponge Bob Square Pants?

Jika iya, yuk segera merapat ke Rotterdam. Tidak, kalian tidak akan berjumpa dengan si kuning kotak yang berlubang, tapi kalian akan menjumpai alun-alun kota yang sangat besar. Lantas apa hubungannya dengan Sponge Bob? Sabar-sabar. Yuk, kita lihat cuplikan wawancara dari Tracy Metz, co-author dari buku Sweet & Salt : The Dutch and Water.

Water is either too much or too little” -Tracy Metz

Tracy Metz mengatakan bahwa air (yang menerjang Belanda) adalah terlalu banyak atau terlalu sedikit. Hal ini berarti bahwa bangsa Belanda melihat suatu ancaman sebagai suatu peluang atau new threats but also opportunities. Sejak dahulu, air dan Belanda adalah dua komponen tak terpisahkan. Ibaratnya, air selalu mengejar-ngejar Belanda dan Belanda tak punya cara lain selain “menerima” air itu. Bagaimana tidak, Belanda adalah negara berpermukaan rendah dengan kira-kira 20% wilayahnya dan 21% populasinya berada di bawah permukaan air laut (Nederland mempunyai arti negeri-negeri berdataran rendah). Hasilnya, bencana demi bencana datang. Namun, bukan Belanda namanya jika hanya menyerah dan berdiam diri. Masih ingat dengan ini?

 “God created the Earth but the Dutch created Holland

Belanda dan air adalah contoh dari simbiosis parasitisme dan simbiosis mutualisme. Di satu sisi, air bisa dikatakan sebagai musuh bebuyutan Belanda, tapi di sisi lain air adalah senjata Belanda untuk tumbuh dan berkembang menjadi negara yang penuh dengan ide brilian seperti sekarang ini. Setelah dibombardir oleh kedahsyatan air bah, Belanda bangkit dengan menjadikan air sebagai aspek terpenting dalam hal kemajuan bangsa. Banyak penemuan inovatif yang melindungi Belanda dari musuh bebuyutannya ini, misalnya Delta Project. Namun Belanda adalah Belanda yang tak akan pernah berhenti menciptakan ide-ide kreatif. Contohnya seperti gambar di bawah ini: